Connect with us
Update Now

Uncategorized

MRD Kembali Pimpin DPC Partai Demokrat Tabalong Periode 2018-2023

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 254,104 kali

Politisi muda Partai Demokrat yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tabalong, H Masruddin S Sos MMA, secara mengejutkan, kembali terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Tabalong, periode 2018-2023. Pada Musyawarah Cabang (Muscab) Ke III di Hotel Aria Barito, 21-22 Maret 2018 lalu, di Banjarmasin. Pria yang akrab dipanggil MRD ini menuturkan, terpilihnya dia merupakan sebuah kejutan yang sangat manis, mengingat perjalanan karir politiknya yang dianggap berbagai kalangan mengalami keredupan, pasca gagal maju sebagai kandidat Wakil Bupati Tabalong, bersama Plt Bupati Tabalong, Dr H Zony Alfianoor, pada Pilkada Tabalong Tahun 2018 ini. Bahkan jabatan sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Tabalong Periode 2012-2018 sempat di Plt terhitung sejak Januari sampai Maret 2018, bahkan sampai ada isu PAW segala. “Saya tak pernah patah semangat ataupun down, malah saya berterima kasih dengan DPD Partai Demokat Kalsel dan DPP Partai Demokrat, dengan kejadian itu, saya jadi banyak belajar bagaimana menahan hati serta ego saya sebagai kader yang patuh dan loyal dengan setiap keputusan DPP Partai Demokrat,” kata MRD.  MRD menambahkan, setiap perlehatan demokrasi, selalu ada yang menang dan kalah, sehingga apapun hasilnya, semua wajib menghormati. “Saya juga memaklumi, pasti ada kader yang kecewa dengan hasil Muscab, sebagaimana dulu saya juga sempat kecewa dengan rekomendasi PD terkait Pilkada Tabalong, sekaligus PLT yang saya terima beberapa waktu yang lalu, termasuk isu-isu lain yang tak bertanggung jawab. Namun, itulah proses demokrasi sekaligus menjadikan kita makin dewasa dan matang berpolitik, sebagai kader saya tetap loyal dan patuh dengan semua kebijakan DPP Partai Demokrat” ungkap MRD. Di singgung komposisi kepengurusan di periode kedua nya sebagai Ketua DPC, MRD menambahkan, dia akan melakukan penyegaran di semua kepengurusan termasuk DPAC dan Ranting. “Saya ingin memperkuat jajaran di pengurusan DPC dan DPAC, karena tantangan ke depan sangat ketat (persaingan dengan parpol lain di Pileg 2019). Terlebih sebagai Ketua DPC yang baru, saya dituntut untuk lebih berprestasi, yakni wajib menambah perolehan Kursi Dewan di DPRD Tabalong, kalau saat ini kami memiliki 4 Kursi DPRD, maka target saya ke depan harus lebih dari 4 kursi,” tegas MRD. MRD mengakui, kepengurusan periode 2012-2018 sangat banyak kekurangan, bahkan beberapa Ketua-ketua DPAC yang di jabat Plt termasuk bongkar pasang pengurus Ranting, tak terkecuali di DPC yang tambal sulam. “Saya ingin nantinya seluruh pengurus punya komitmen jelas membesarkan Partai Demokrat dan jangan ada niat merusak partai, kalau tak sanggup silahkan keluar,” terang MRD.

Apa yang disampaikan MRD sama dengan ucapan dan pesan Ketua BPOKK, Bapak Jend (Purn) Pramono Edy Wibowo, saat membuka Muscab ke III di Banjarmasin, kata beliau, buat apa jadi pendiri atau senior di partai kalau hanya membebani dan merusak partai, lebih baik keluar dan kita akan rekrut kader-kader baru yang lebih loyal dan mau membesarkan partai ini. “Saya tak perduli, apakah yang bersangkutan pendiri ataupun senior di Partai Demokrat. Kalau hanya ingin merusak marwah partai, silahkan ajukan surat pengunduran diri atau keluar dari Partai Demokrat, tak perlu menunggu SK Ketum, langsung saya tanda tangani dan setujui,” tegas Pramono Edy. Pramono Edy juga menambahkan, masih sangat banyak kader-kader baru yang minta di rekrut sebagai pengurus dan siap bersama-sama membesarkan Partai Demokrat. “Saya pesan, kepada nanti Ketua-ketua DPC se Kalsel yang terpilih, perbanyak rekrut kader baru yakni anak muda dan kaum ibu. Tambah perolehan kursi di DPRD-DPRD, buat apa jadi Ketua kalau gagal menambah kursi dewan. Sebab dengan bertambahnya kursi dewan, maka kita akan selalu berpartisipasi dalam perlehatan demokrasi di daerah (Pilkada), itu ukuran kesuksesan seorang Ketua DPC termasuk Ketua DPD,” tegas Pramono Edy kembali. Pramono Edy juga mengatakan, dia ingin ke depannya makin banyak kader-kader khususnya Ketua-ketua DPC yang ikut Pilkada dan menang. “Kalau kursi dewan bertambah, wajar kader wajib diutamakan maju pilkada, ini sebuah kebanggaan, kader Parta Demokrat mampu ikut pilkada dan wajib bisa menang,” tandas Pramono Edy.

Di kesempatan yang lain, MRD juga mengajak siapapun yang ingin atau bercita-cita jadi kader lalu berambisi jadi Anggota Dewan bersama Partai Demokrat, agar bergabung secepatnya, tapa dipungut biaya alias gratis. “Cukup bawa KTP, maka kami akan membuatkan Kartu Tanda Anggota (KTA), selanjutnya dari 4 Daerah Pemilihan (Dapil), silahkan dipilih dapil mana yang akan diinginkan sebagai Calon Anggota Legislatif (Caleg).  Dapil 1 meliputi Kecamatan Tanjung dan Tanta (7 Kursi), Dapil 2 Kecamatan Murung Pudak (6 Kursi), Dapil 3 Kecamatan Kelua, Muara Harus, Pugaan dan Banua Lawas (7 Kursi) serta Dapil 4 Kecamatan Jaro, Muara Uya, Haruai, Bintang Ara dan Upau (10 Kursi), tidak ada perubahan dapil seperti Tahun 2014 yang lalu. Tetap suara terbanyak yang berhak menduduki jabatan di dewan, nomor urut tak menentukan, hanya yang berubah nanti adalah sistem hitungan, yakni dengan kouta bukan BPP. Perlu juga saya sampaikan, dari 30 Anggota DPRD Tabalong yang ada sekarang ini, hampir 60% bukan nomor urut 1 yang jadi,” jelas MRD. ê

Berita ini sudah dilihat 99 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 115
  • Page views today : 150
  • Total visitors : 547,590
  • Total page view: 1,133,017