Connect with us
Update Now

Kotabaru

Meninggal Jelang Wisuda, Ayah Wakili Sang Anak di Wisuda Politeknik Kotabaru

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 465,253 kali

Subandi tak bisa menahan haru, saat meneria ijasah almarhum anaknya dari Politeknik Kotabaru (dok, Bpost)

BêBASbaru.com, KOTABARU – Suasana haru sempat menyelimuti prosesi pelaksanaan sidang senat terbuka wisuda XII Diploma III Politeknik Kotabaru, Senin (30/11/2020). Gedung Balai Jambangan, kampus Politeknik di Jalan Stagen, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan, menjadi tempat pelaksanaan menjadi saksi proses wisuda ini.

Perasaan menyelimuti Subandi, mewakili salah satu alumni bernama Dedi Dermawan dari Program Studi (Prodi) Teknik Mesin yang meninggal dunia beberapa hari sebelum pelaksanaan wisuda. Saking terharunya Subandi, ia langsung meneteskan mata. Dengan mata berkaca-kaca, Subandi hanya mengenakan pakaian biasa kemudian membaur dengan wisudawan seangkatan putra keduanya tersebut.

Air mata terus keluar dari kedua bola mata Subandi, mengiring setiap langkahnya ketika menerima ijazah. “Sebenarnya tadi mau lambat-lambat ke sini (menghadiri) wisuda. Takut kalau istri saya tidak tahan menahan haru,” tutur Subandi sambil menyandarkan badannya ke tembok bangunan Balai Jambangan.

Dengan napas sedikit tersengal, sambil menahan haru Subandi mengakui rasa berkecemak menyelimuti dirinya. “Tidak dihadiri, bagaimana. Saya meneruskan perjuangan anak. Meninggalnya pas ingin wisuda,” ucapnya pelan.

Membuatnya lebih terharu, kehilangan putranya yang kedua itu di saat-saat menjelang pelaksanaan wisuda, sebagai bukti perjuangan mengecap pendidikan ke jenjang lebih tinggi. “Membuat kami lebih sedih, seminggu baru melaksanakan acara ramai-ramai. Saat resepsi pernikahan anak pertama, meninggal. Tapi umur, kita tidak tahu,” tutup Subandi kepada banjarmasinpost.co.id.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Wakili Anak yang Meninggal, Orangtua Menangis di Wisuda Politeknik Kotabaru)

Berita ini sudah dilihat 283 kali