Connect with us
Update Now

Gaya Hidup

Mengenang Sridevi Bintang Legendaris Bollywood, Dua Kali Jadi ‘Pelakor’ Tapi Karirnya Tetap Kinclong…

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 415,309 kali

Kematian mendadak Sridevi Minggu (25/2) lalu di Dubai, tentu saja mengagetkan jagat Bollywood sekaligus penggemarnya yang tak sedikit di Indonesia, sebagai salah satu bintang legendaris India, Sridevi merupakan salah satu bintang paling bersinar yang dimiliki India, perjalanan hidup yang penuh dengan liku dilalui oleh Sridevi sepanjang 54 tahun perjalanannya. Tidak hanya urusan karir yang naik turun, Sridevi juga mengalami momen yang tak mulus pada kehidupan pribadinya. Kini Sridevi memang dikenal sebagai bintang legendaris yang cahayanya masih bersinar terang. Liku perjalanan kehidupannya bisa menjadi inspirasi banyak orang. Dan seperti inilah perjalanan seorang Sridevi…Memulai Karir Sejak Balita Aktris yang lahir dengan nama Shree Amma Yanger Ayyapan ini memulai karirnya pada tahun 1967. Kala itu, bintang kelahiran 13 Agustus 1963 ini masih berusia empat tahun. Masih sangat menggemaskan dan baru duduk di bangku Taman Kanak-Kanak. Ketika teman-temannya baru sekolah, Sridevi sudah menjadi bintang film THUNAIVAN, sebuah film buatan Tamil yang menjadi tanah kelahirannya. Setelah itu perjalanannya berlanjut, ia menjadi aktris di banyak film Tamil, Malayalam dan Kanada. Sridevi mendapatkan sukses besar di industri perfilman India Selatan. Puluhan judul film ia bintangi sejak usia empat tahun sampai ia beranjak remaja, dan kemudian mulai merambah dunia Bollywood pada tahun 1975. Debut di Bollywood, lompatan debut jadi bintang utama. Ia menjadi pemeran utama wanita di film SOLVA SALWAN yang tayang pada tahun 1979. Namun film ini tak mendapatkan respon yang baik di pasaran, proyeknya tak terlalu bergaung di India. Nama Sridevi baru benar-benar mencuat setelah ia membintangi film HIMMATWALA bersama Jeetendra. Film yang tayang pada tahun 1983 ini meraup sukses besar dan membuat nama Sridevi langsung naik ke jajaran seleb papan atas Bollywood. Meski tidak semuanya sangat laris, namun sebagian besar filmnya sukses di pasaran. Namun perjalanan hidup tak selamanya ada di atas. Roda berputar, dan Sridevi serta tim produksi harus menelan pil pahit ketika mereka meluncurkan proyek ROOP KI RANI CHORON KA RAJA. Ini adalah film paling mahal yang pernah diproduksi Bollywood kala itu. Namun ternyata hasilnya jauh dari harapan. Alih-alih untung, ROOP KI RANI CHORON KA RAJA hancur-hancuran di pasaran. Meski Sridevi mendapatkan pujian karena aktingnya yang apik, namun secara produksi film ini hancur lebur. JUDAAI jadi proyek terakhir Sridevi, Ketika Sridevi meluncurkan JUDAAI yang tayang pada tahun 1997, pujian bertubi-tubi dialamatkan kepadanya. Ia membawakan karakternya dengan sangat apik, dan Sridevi pun diganjar piala aktris terbaik di ajang Filmfare Awards. Ini adalah piala aktris terbaik ke-8 yang didapatkan Sridevi sepanjang karirnya. Dan pujian yang didapatkan aktris ini karena JUDAAI jauh lebih banyak daripada semua film yang pernah ia bintangi. Namun Sridevi memutuskan untuk mundur dari semua hingar bingar dunia hiburan. Semuanya karena masalah kehidupan pribadinya yang sampai sekarang masih jadi perbincangan hangat di India. Sridevi ketika menikah dengan Boney karir Sridevi boleh saja berjalan mulus, hambatan hanya datang sesekali. Namun tidak demikian dengan kehidupan asmara dan pernikahannya. Dua kali Sridevi merebut suami perempuan lain. Pada tahun 1985 ia menikah dengan Mithun Chakraborty, yang kala itu berstatus sebagai suami Yogeeta. Mendengar kabar pernikahan Sridevi dan Mithun, Yogeeta dikabarkan ingin bunuh diri. Namun bertahun-tahun kemudian, Yogeeta membantah kabar itu dan menyatakan dirinya pasrah kalaupun Mithun menikah lagi. Tapi hubungan Sridevi dengan Mithun ternyata tidak bertahan lama. Hanya tiga tahun saja mereka menikah, dan hubungan keduanya bubar setelah Sridevi tahu bahwa Mithun tak berpisah dengan Yogeeta. Pada momen yang sama, Sridevi pun semakin dekat dengan Boney Kapoor. Kala itu, Boney adalah suami dari sahabat Sridevi, Mona Kapoor. Ketika Sridevi masih merangkak mengejar karir, ia kerap menginap di rumah Mona. Mithun yang kala itu masih bersama Sridevi mulai curiga dengan hubungan dua insan ini. Namun Sridevi membuktikan bahwa ia mencintai Mithun dengan cara mengikatkan tali ‘rakhi’ alias persahabatan pada Boney. Tali yang ternyata mengikat mereka pada hubungan yang lain. Hubungan itu ternyata terus berlanjut tanpa sepengetahuan Mona. Sampai pada akhirnya Sridevi hamil anak Boney, membuat hati Mona hancur lebur karena pengkhianatan mereka. “Aku menikah dengan Boney selama 13 tahun lamanya. Ketika menikah dengannya, aku baru berusia 19 tahun. Jadi praktis aku tumbuh besar dengannya. Jadi aku sangat terpukul ketika mengetahui fakta bahwa suamiku jatuh cinta pada orang lain. Tidak ada lagi yang tersisa dari hubungan kami dan tak ada kesempatan kembali karena Sridevi sudah hamil,” ujar Mona seperti dilansir dari Bollywood Shaadis. Dua tahun setelah comeback, Sridevi mendapatkan penghargaan Padma Shri dari pemerintah India. Ini adalah penghargaan tertinggi yang diberikan oleh pemerintah pada masyarakat umum, dan Sridevi amat bangga ketika menerimanya. Selain Padma Shri, Sridevi juga memenangkan banyak penghargaan sejak comeback hingga sekarang. Mulai dari awards untuk aktingnya di layar lebar, sampai dengan penghargaan di bidang fashion. Sejak pertama kali menikah dengan Boney, Sridevi tak suka jika suaminya mengunjungi anak-anak dari pernikahannya dengan Mona. Hubungannya dengan anak-anak tirinya, salah satunya dengan Arjun Kapoor sangat buruk. Bahkan sampai sekarang Arjun tak mau menyapa Sridevi dengan sebutan ibu dan tak pernah menganggap Sridevi ada. Masalah dengan Arjun ini hanya satu dari beberapa kejadian kurang menyenangkan yang dialami Sridevi. Beberapa tahun lalu ia juga bermasalah dengan produser film Tamil karena melanggar kontrak. Beberapa kali Sridevi harus berurusan dengan hukum karena urusan pelanggaran kontrak. Sebagian karena Sridevi meminta harga yang lebih tinggi dari nilai yang sudah disepakati, dan akhirnya berujung pada kerugian sang produser, salah satunya pada proyek film PULI. “Kami sudah membayarnya sesuai dengan kerjasama awal. Tapi di ujung masa produksi, tiba-tiba Boney Kapoor meminta kami untuk membayar lebih karena kami akan merilis filmnya dengan bahasa lain,” ujar produser film PULI seperti dilansir dari Indianexpress. Masalah juga muncul ketika Sridevi ingin meluncurkan anak pertamanya, Jhanvi Kapoor ke Bollywood. Kabar yang beredar, Sridevi amat sangat pemilih dengan proyek yang akan dikerjakan anaknya, dan akhirnya membuat para produser jengah. Hingga saat ini, Jhanvi masih belum memulai proyeknya di Bollywood. Dan Sridevi masih terus berjuang untuk mendapatkan proyek terbaik untuk putri sulungnya. Sementara itu Sridevi akan segera kembali ke layar lebar lewat proyeknya bareng Sanjay Dutt. Hmm, menarik…
Sumber : kapanlagi.com

Berita ini sudah dilihat 123 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip