Connect with us
Update Now

Politik

Materi Gugatan Haji Denny di MK, Minta MK Nihilkan Suara BirinMU Lebih dari 47 Ribu Suara di 3 Wilayah

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 438,820 kali

Tak tanggung-tanggung Haji Denny minta puluhan ribu suara BirinMu dinihilkan (dok, kompasregional)

BệBASbaru.com, POLITIK – Beberapa permohonan disampaikan paslon nomor urut 2, Denny Indrayana dalam sengketa Pilgub di Mahkamah Konstitusi (MK), Selasa (22/12/2020). Di antaranya meminta dilakukannya pemungutan suara ulang di Kabupaten Banjar, Batola, dan kecamatan di Banjarmasin Selatan.

Upaya pemungutan suara ulang (PSU) di dua kabupaten dan satu kecamatan di Banjarmasin ini, sebagaimana disampaikam dalam laporan pengajuan sengketa, karena dugaan terjadinya sejumlah pelanggaran dan kecurangan.

Lalu, apa saja dugaan kecurangan yang disampaikan kubu pemohon? Di antaranya, dugaan terjadinya kecurangan, ancaman, dan intimidasi, di Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin. Terkait hal tersebut, Haji Denny—panggilan Denny Indrayana selaku pemohon meminta agar suara paslon 1 Sahbirin-Muhidin dan pemohon di kecamatan tersebut dinihilkan.

“Dengan demikian suara Paslon 1 berkurang 17.079 suara dan pemohon berkurang 1.539 suara,” kata mantan Wamenkum HAM era Presiden SBY ini.

Selain, itu juga atas terjadinya dugaan kecurangan, ancaman, dan intimidasi, di Kecamatan Hatungun, Kabupaten Tapin, sehingga seharusnya suara Paslon 1 dan pemohon di kecamatan tersebut dinihilkan. Sehingga suara Paslon 1 berkurang 4.699 suara dan Pemohon berkurang 623 suara.

Haji Denny juga menyampaikan, terjadi kecurangan dan pelanggaran sehingga menyebabkan suara pemohon menjadi tidak sah di Kabupaten Banjar sebanyak 20.135 suara. Lalu terkait dugaan terjadi kecurangan dan pelanggaran sehingga menyebabkan suara pemohon menjadi tidak sah di Kabupaten Barito Kuala sebanyak 4.211 suara.

Lalu, terjadi kecurangan dan pelanggaran sehingga menyebabkan suara Paslon 1 menjadi bertambah di Kecamatan Banjarmasin Selatan sebanyak 5.404 suara dan suara pemohon berkurang 4.312 suara.

“Bahwa putusan Mahkamah Konstitusi yang menihilkan perolehan suara pasangan calon pernah dilakukan dalam Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 101/PHP.BUP-XIV/2016 tentang Sengketa Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Teluk Bintuni tahun 2015 dengan alasan meskipun telah diperintahkan untuk mengadakan pemungutan suara ulang. Faktanya PSU tidak dapat dilakukan akibat kondisi di lapangan yang tidak kondusif, penuh dengan pelanggaran, dan intimidasi,” terangnya sebagaimana laporan yang disampaikan.

Terkait hal tersebut, Haji Denny menegaskan akan akan terus berjuang untuk Pilgub Kalsel yang demokratis. Meskipun tidak mudah, karena berhadapan dengan petahana yag didukung kekuatan finansial luar biasa, serta oleh calon Wakil Gubernur yang merupakan kandidat terkaya nomor 1 se-Indonesia.

“Dengan modal semangat dan Bismillah, kami telah melawan, dan secara resmi dinyatakan hanya berselisih 0,4% dari Paslon nomor 1. Esensinya kami menang, karena kecurangan dengan berbagai cara telah dilakukan, tetapi kami masih bisa bertahan, dan insyaallah menang. Kami memohon kepada Mahkamah untuk betul-betul berkenan menjadi pengawal konstitusi, memeriksa berbagai kecurangan yang terjadi. Karena kecurangan, siapapun pelakunya, tidak boleh menang,” katanya.

Sumber: kanalkalimantan.com dan berbagai sumber (dengan judul: Ini Beberapa Daerah yang Diminta Pemilihan Ulang oleh Haji Denny dalam Sengketa di MK)

Berita ini sudah dilihat 517 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis