Connect with us
Update Now

Hulu Sungai Utara

Masuk Pasar Alabio, Bila Tanpa Masker Disuruh Putar Balik

Diterbitkan

pada

Petugas akan uisr warga yang tak memakai masker ke Pasar Alabio (dok, ist-banjarmasinpost)

BêBASbaru.com, HULU SUNGAI UTARA – Petugas gabungan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Provinsi Kalimantan Selatan ( Kalsel ), terus melakukan Operasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan. Kali ini, petugas menyasar Pasar Alabio di Kecamatan Sungai Pandan, bertepatan pada hari pasar, Rabu (17/6/2020). Tidak hanya di kawasan Kota Amuntai dan sekitarnya, operasi penegakan disiplin protokol kesehatan juga dilakukan di kecamatan yang ada di Kabupaten HSU. Sebanyak 43 petugas yang turun ke lokasi, gabungan dari BPBD, Tim Indonesia Disaster Rapid Asesment (InDRA) BPBD, TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP dan Damkar, Pramuka dan Komite Nasional Pemuda Indoensia (KNPI). Mereka melaksanakan operasi penegakan disiplin kepada para pengunjung dan pedagang yang melakukan aktivitas di pasar yang terkenal dengan pasar ternak Itik Alabio tersebut. Dari hasil pelaksanaan operasi ini, didapati masih banyak warga khususnya warga Alabio dan sekitarnya, baik pedagang maupun pengunjung Pasar Alabio, belum mematuhi anjuran pemerintah untuk mematuhi protokol kesehatan. Terutama tentang penggunaan masker. Tercatat, dari 4.039 pengunjung dan pedagang Pasar Alabio, sebanyak 260 orang tidak mengenakan masker, sedang yang menggunakan sebanyak 3.779 orang. Terhadap pelanggar disiplin tersebut, petugas tidak segan menyuruh mengambil masker atau membeli masker. Setelah memakai masker dengan baik, barulah diperbolehkan memasuki wilayah pasar untuk melakukan aktivitas jual beli. Selain melakukan penegakan disiplin, petugas juga menyosialisasikan dan mengingatkan para pedagang serta pengunjung pasar tentang anjuran pemerintah untuk mematuhi serta melakukan protokol kesehatan. Khususnya, tentang mengenakan masker, menjaga jarak, selalu mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin. Tujuannya, menghindari dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Dengan dilaksanakannya operasi ini dapat melindungi warga dari ancaman virus yang menyebabkan banyaknya korban meninggal dunia. Seorang warga Alabio, Ridwan, mengatakan kepada Banjarmasinpost.co.id, tak keberatan dengan adanya penjagaan yang dilakukan untuk meningkatkan kesadaran warga untuk menggunakan masker. Dirinya yang selalu mengenakan masker saat keluar rumah, mengaku sering terganggu jika ada warga yang tak mengenakan masker. Namun untuk menegur, juga terasa sulit karena perasaan tidak nyaman. “Jika ada penjagaan, diharapkan keesokan hari meskipun tidak ada penjagaan, warga tetap mengenakan masker,” ujarnya.

Sumber: Banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

SPACE IKLAN

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 61
  • Page views today : 75
  • Total visitors : 504,333
  • Total page view: 1,082,014