Connect with us
Update Now

Gaya Hidup

Masih Jomblo di Ultah ke-25? Di Negara Ini Ada Hukumannya

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 131,564 kali

Gaya Hidup – Gaya hidup bebas di negeri barat memang membuat kita yang memegang teguh adat ketimuran atau kesopanan yang tinggi kadang risih. Bagi orang barat, usia baligh atau sudah mulai beranjak remaja/dewasa harus dirayakan dengan kencan hingga berhubungan badan dengan pasangannya atu kekasih, karena perawan atau jejaka adalah hal yang memalukan di sana. Di sebuah negara, ada hukuman khusus bagi muda-mudi yang masih jomblo saat berulang tahun ke-25. Hukuman itu sendiri lebih kepada tradisi unik dari masyarakat Denmark. Dihimpun detikcom dari berbagai sumber, perayaan ulang tahun ke-25 akan berbeda jika orang itu masih jomblo, lajang, atau belum menikah. Mereka akan disiram. Jangan bayangkan siram-menyiram seperti di Indonesia. Secara spesifik, orang-orang Denmark menyiram sekujur tubuh si jomblo dengan bubuk kayu manis, atau acapkali disebut sebagai cinnamon challenge. Tradisi ini biasa dilakukan oleh keluarga atau kawan terdekat. Si korban bakal diikat berdiri selama beberapa jam dan disiram dengan air. Setelah itu, barulah dilempari dengan bubuk kayu manis dari ujung kepala sampai kaki. Meski terkesan sadis, tapi semua kegiatan ini dilakukan dengan hati-hati lho. Mereka akan terlebih dahulu memberi perlengkapan seperti masker atau kacamata untuk yang berulang tahun. Yang ulang tahun harus pasrah. Mereka biasanya juga akan memegang bendera Denmark. Semua yang turut serta dalam tradisi ini tertawa. Tak ada istilah baper dalam melakukan lempar bubuk kayu manis. Sebenarnya, tak ada maksud jahat dari tradisi ini. ‘Hukuman’ ini hanya sebagai pengingat untuk mereka yang jomblo supaya mencari pasangan. Beda lagi kalau kamu jomblo di umur 30 tahun. Bukan lagi bubuk kayu manis, kamu akan dilempari dengan bubuk lada. Sama dengan tradisi sebelumnya, korban yang ulang tahun akan disiram air terlebih dahulu. Untuk membuat tradisi ini lebih menyenangkan, keluarga atau sahabat akan menambah menu yang dilempar dengan telur. Sekali lagi, ini hanya untuk hiburan. Melihat sejarahnya, tradisi ini sudah diturunkan selama ratusan tahun. Menurut mereka, tradisi ini dianalogikan dari pedagang rempah dahulu kala yang selalu bepergian ke luar negeri. Saking sibuknya, pedagang ini tak punya cukup waktu untuk mencari pasangan.
Sumber: detik.com dan berbagai sumber

Berita ini sudah dilihat 45 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 46 = 54

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 284
  • Page views today : 315
  • Total visitors : 532,709
  • Total page view: 1,116,623