Connect with us
Update Now

Banjarmasin

Masih Jengkel UU Cilaka, Cipayung Plus se-Kalsel ‘Minta Pertanggung Jawaban’ Legislator Asal Kalsel

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 128,765 kali

Tiga legislator dari Golkar, PDIP dan PPP ini merupakan pedukung utama UU Cilaka, sehingga suara mereka ingin di dengar oleh Mahasiswa (dok, layout bebasbaru.com)

BêBASbaru.com, BANJARMASIN – Disahkannya Undang-Undang (UU) Cipta Kerja oleh DPR RI, masih terus mendapat respons dari berbagai kalangan masyarakat.

Di Kalsel, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalsel  menggelar aksi unjuk rasa saat Kamis (8/10/2020). Kemudian, penolakan juga muncul dari kelompok gabungan organisasi kemahasiswaan dan pemuda, Cipayung Plus Se-Kalsel.

Cipayung Plus Se-Kalsel di dalamnya diisi perwakilan beberapa organisasi, di antaranya Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Kalsel.

Mereka berniat mengkonfrontir anggota DPR RI dan DPD RI asal daerah pemilihan (Dapil) Kalsel, tentang peran dan keterlibatan, baik yang mendukung maupun yang menolak disahkannya UU Cipta Kerja.

Apalagi dari belasan anggota DPR RI yang duduk di Senayan, tentu ada para Wakil Rakyat Kalsel tersebut yang berasal dari fraksi partai politik yang mendukung UU Cipta Kerja tersebut.

“Kami tahu, pemerintah dan DPRD Kalsel menolak UU Cipta Kerja ini. Jadi, kami ingin tahu sebenarnya suara rakyat mana yang diwakili anggota DPR RI Dapil Kalsel,” kata Laili Masruri dari IMM Kalsel saat menggelar konferensi Pers di Gedung Pemuda Kalsel di Jalan Lambung Mangkurat, Kota Banjarmasin, Sabtu (10/10/2020).

Dijelaskannya, anggota DPR RI dan juga DPD RI asal Dapil Kalsel akan diundang dalam forum diskusi. Rencana, digelar satu atau dua minggu ke depan, di gedung DPRD Provinsi Kalsel.

“Kami punya hak untuk mempertanyakan ini. Tapi, tentu, mereka juga punya hak menyatakan pandangan dan pemikiran yamg melandasi sikapnya. Ini cara-cara berdemokrasi,” lanjutnya.

Selain Masruri, hadir pula perwakilan organisasi lainnya, yaitu Luthfi Rahman dari GMNI Kalsel, Ahmad Zaini dari IMM Kalsel, M Alfiansyah mewakili KAMMI Kalsel serta M Faisal Akbar dan M Rizali Negara mewakili HMI Kalsel.

Meski muncul klarifikasi dan penjelasan dari pemerintah terkait Omnibus Law termasuk terkait UU Cipta Kerja, namun Cipayung Plus se-Kalsel menilai penjelasan yang disampaikan pemerintah ternyata tidak sesuai dengan kaidah dan penafsiran yang sebenarnya, jika UU Cipta Kerja tersebut benar-benar diaplikasikan.

“Kami dari Cipayung Plus Se-Kalsel, dari jajaran pusat sampai ke daerah, sepakat menolak UU Cipta Kerja. Karena kami berpendapat, ini hanya menguntungkan oligarki di Indonesia,” kata Luthfi.

Menurut Alfiansyah, meski menempuh cara yang berbeda dibanding aksi turun ke jalan yang digelar BEM se-Kalsel, namun pihaknya memiliki niat dan tujuan yang sama, yaitu untuk menjegal UU yang mereka nilai banyak merugikan masyarakat kecil.

“Cipayung Plus Pusat pun saat ini menimbang-nimbang bagaimana peluang untuk menang jika upaya dilakukan melalui judicial review. Karena kami tahu yang dihadapi ini adalah kezaliman kepada rakyat,” kata Alfiansyah.

Mereka juga menegaskan, rencana digelarnya forum diskusi mengundang para wakil rakyat Kalsel di Senayan tersebut disesuaikan sedemikian rupa agar bertepatan dengan masa reses para politisi tersebut.

Artinya, seharusnya para wakil rakyat tersebut memang sedang dalam jadwal turun ke Dapilnya di Kalsel untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Sehingga, menurut mereka, jika pun nantinya ada anggota DPR RI atau DPD RI tidak mau hadir, maka masyarakat Kalsel dapat menilai sendiri.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Gerah dengan UU Cipta Kerja, Cipayung Plus se-Kalsel Undang Anggota DPR dan DPD RI Dapil Kalsel)

Berita ini sudah dilihat 104 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 268
  • Page views today : 299
  • Total visitors : 532,275
  • Total page view: 1,116,135