Connect with us
Update Now

Dunia

Mantan Spy Arab Saudi Ini Ngaku dicari-cari Pangeran MBS Karena dianggap Bocorkan Rahasia Negara

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 112,284 kali

Pangeran Muhammad Bin Salman, calon Raja Arab Saudi (dok, arrahmannews)

BêBASbaru.com, RIYAD – Seorang mantan pejabat senior intelijen Arab Saudi mengaku mendapat ancaman pembunuhan. Pejabat senior intelejen ini sebelumnya sempat menuduh Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MbS) mencoba membunuh dan memutilasi dirinya pada tahun 2018. Peningkatan keamanan terhadap mantan pejabat itu kini ditingkatkan, setelah mendapat ancaman pembunuhan, seperti dilaporkan surat kabar di Kanada yang dikutip AFP. The Globe and Mail mengatakan dinas keamanan Kanada telah diberitahu tentang percobaan serangan baru terhadap Saad Aljabri, yang tinggal di lokasi yang dirahasiakan di wilayah Toronto. Aljabri menjabat sebagai kepala kontra-spionase di bawah pangeran saingannya, Mohammed bin Nayef, yang digulingkan pada 2017 oleh Pangeran Mohammed. Namun, sumber surat kabar itu enggan membeberkan rincian ancaman pembunuhan yang diterima Aljabri. Sumber surat kabar ini disebut mengetahui situasi tersebut. Aljabri sekarang di bawah perlindungan oleh petugas “bersenjata berat” dari Royal Canadian Mounted Police, serta penjaga pribadi, kata laporan berita itu. Ia diamankan di Toronto, namun tidak diberikan detil lokasi tersebut. Dalam gugatan yang diajukan Kamis ke pengadilan di Washington, Aljabri menuduh Pangeran Mohammed telah mengirim regu pembunuh ke Kanada untuk membunuh dan memutilasi dirinya pada tahun 2018. Hal yang sama terjadi dua minggu sebelumnya terhadap jurnalis yang vokal terhadap Saudi, Jamal Khashoggi di Turki. Aljabri mengklaim ia menjadi incaran lantaran mengetahui tentang kegiatan Pangeran Mohammed yang dinilai dapat merusak hubungan dengan pemerintahan Trump di Washington. Mengomentari laporan Globe, Mary-Liz Power, juru bicara Menteri Keamanan Publik Bill Blair, hanya merujuk pada pernyataan Blair terkait kasus ini pada 2018 lalu. “Meskipun kami tidak dapat mengomentari tuduhan khusus saat ini di pengadilan,” katanya kemudian, “kami mengetahui insiden di mana aktor asing berusaha memantau, mengintimidasi atau mengancam warga Kanada dan mereka yang tinggal di Kanada. “Ini benar-benar tidak dapat diterima dan kami tidak akan pernah mentolerir aktor asing yang mengancam keamanan nasional Kanada atau keselamatan warga dan penduduk kami.” Aljabri sudah berada di luar negeri pada Juni 2017. Saat itu, Pangeran Mohammed berhasil merebut kekuasaan dari Pangeran Nayef yang sebelumnya menjadi putra mahkota dan menempatkannya dalam tahanan rumah. Anak-anak Aljabri di Riyadh lantas terkena pembatasan perjalanan. Aljabri pun menolak permohonan untuk kembali lantaran khawatir akan keselamatan nyawanya. Ia pun pindah ke Kanada di tempat tinggal seorang putra. Pada bulan Maret, anak-anaknya di Arab Saudi dibawa pergi dan belum terdengar kabarnya.

Sumber: CNN Indonesia.com dan berbagai sumber (dengan judul: Mantan Mata-mata Saudi Incaran MBS Mengaku Dapat Ancaman)

Berita ini sudah dilihat 93 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 9
  • Page views today : 9
  • Total visitors : 529,965
  • Total page view: 1,113,528