Connect with us
Update Now

Olah Raga

Leicester Pecat Pelatih, Walaupun Di Tahan MU, Liverpool Sukses Ambil Alih Posisi Puncak Dari MC

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 228,949 kali

Olahraga – Sepakboal di Eropa terkenal kejam, khususnya untuk para pelatih, bila tim yang diasuhnya jeblok, mereka tak segan memecat pelatih, walaupun pelatih tersebut memiliki prestasi yang baik sebelumnya. Tercatat hanya Arsenal yang tidak memecat pelatihnya dalam jangka waktu lama, kala masih diasuh Arsene Wenger, atau MU yang sangat lama memakai jasa Sir Alex Ferguson, sisanya semua klub enteng saja main pecat. Walaupun pelatih sekaliber Jose Mourinho, atau Claudio Ranieri yang pernah membawa Leicester City pertama kali dalam sejarang ikut serta di Liga Inggris sebagai kampiun, juga tak luput dari pemecatan setahun setelahnya. Kini yang terbaru, lagi akibat performa Leicester City belakangan ini tengah jeblok. Claude Puel pun harus kehilangan posisinya sebagai manajer The Foxes. Leicester baru saja menelan kekalahan 1-4 dari Crystal Palace di kandang sendiri, Minggu (24/2/2019) dini hari WIB tadi dalam lanjutan Premier League. Itu adalah kekalahan keenam dari tujuh pertandingan terakhir di seluruh kompetisi, termasuk disingkirkan tim League Two Newport di babak kelima PIala FA. Satu-satunya poin yang didapat adalah saat mengimbangi Liverpool 1-1 di Anfield beberapa pekan lalu. Maka dari itu manajemen klub mau tak mau harus memecat Puel dari posisinya. Meski masih berada di posisi ke-12 klasemen dengan 32 poin dari 27 laga, selisih Leicester dari zona degradasi cuma delapan poin dengan liga menyisakan 11 pertandingan lagi. “Klub berterima kasih atas kerja Claude selama memimpin tim 16 bulan terakhir terakhir ini dan kami mendoakan yang terbaik untuk kariernya ke depan,” demikian pernyataan resmi klub. “Asisten manajer Jacky Bonnevay juga diberhentikan dan klub mendoakan pula yang terbaik.” Sambil mencari manajer baru, Leicester menunjuk pelatih tim utama Mike Stowell dan Adam Sadler untuk menangani klub dalam waktu dekat ini. Pertandingan berikutnya Leicester adalah menghadapi Watford 3 Maret mendatang. Sejak jadi juara Premier League pada 2015/2016, Leicester sudah tiga kali memecat manajer termasuk Claudio Ranieri. Setelah Ranieri, Craig Shakespeare yang diberhentikan sebelum menunjuk Puel.

Peforma jeblok, Claude Puel dipecat oleh Leicester City (Andrew Couldridge, Reuters)


Gol Dianulir, MU Gagal Menang Atas Liverpool
Manchester United vs Liverpool selesai tanpa pemenang. Pertandingan di Old Trafford itu selesai dengan skor kaca mata alias 0-0, The Reds ke puncak klasemen. Pada laga lanjutan Liga Inggris, Minggu (24/2/2019) malam WIB, Liverpool lebih banyak melakukan penguasaan bola. Situs resmi Liga Inggris mencatat bahwa tim asuhan Juergen Klopp itu menguasai bola lebih dari 60 persen. Kendati demikian, barisan belakang MU bisa menahan Liverpool. Di sepanjang pertandingan cuma ada satu tembakan on target. Sementara itu, MU melepaskan tiga tembakan on target dari tujuh kali percobaan. Dengan tambahan satu angka ini, MU mengumpulkan 52 angka. Tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu menempati peringkat kelima klasemen, digeser Arsenal yang mengumpulkan 53. Sementara itu, Liverpool bisa menggeser Manchester City dari posisi pertama klasemen Liga Inggris. Tim asuhan Juergen Klopp itu mengumpulkan 66 poin, unggul satu angka dari The Citizens.
Sumber: detik.com dan berbagai sumber

Jose Mourinho-Claudio Ranieri sama-sama pelatih sukses tapi tetap di pecat klub mereka (dok, Goal.com)

Berita ini sudah dilihat 60 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 98
  • Page views today : 107
  • Total visitors : 545,297
  • Total page view: 1,130,422