Connect with us
Update Now

Dunia Islam

Laporan Haji 2020 : 1 Orang Awasi 50 Jemaah Saat Ibadah Haji di Mekkah

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 122,578 kali

Tawaf di Masjidil Haram yang menerapkan protokol kesehatan (dok, detik.com)

BêBASbaru.com, MEKKAH –  Kementerian Kesehatan ( Kemenkes) Arab Saudi telah menugaskan seorang pemimpin tenaga kesehatan untuk mengawasi 50 jamaah selama musim haji tahun ini. Hal itu dilakukan untuk memastikan penerapan langkah-langkah pencegahan di tengah pandemi virus Corona yang masih belum berakhir ini. Demikian laporan Saudi Press Agency (SPA) pada hari Selasa (28/7/2020) sebagaimana dilansir dari Gulf News, Rabu (29/7/2020). Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengatakan pemimpin tenaga kesehatan akan bertanggung jawab untuk memastikan bahwa anggota timnya mematuhi langkah-langkah pencegahan ditetapkan pihak berwenang. Langkah pencegahan itu termasuk menjaga jarak sosial dan pergerakan jamaah di antara tempat-tempat suci, untuk keselamatan dan kenyamanan. Pemimpin tenaga kesehatan yang ditunjuk adalah praktisi kesehatan yang terkualifikasi yang akan melakukan skrining visual, mengisi formulir tindak lanjut tindak lanjut di bus jamaah. Kemudian mengawasi komitmen jamaah untuk langkah-langkah pencegahan dan melaporkan setiap kasus yang dicurigai atau mengarah ke Covid-19. Sekitar 1.000 jamaah haji berkumpul di Mina pada hari Rabu (29/7/2020) untuk memulai serangkaian perjalanan ibadah haji mereka. Tidak ada ritual besar yang dikerjakan, sehingga para jamaah akan bermalam dan menghabiskan waktu mereka untuk berdoa dan merenung sampai matahari terbit pada hari Kamis (30/7/2020). Mina terletak di 7 kilometer timur laut dari Masjidil Haram, biasanya akan menjadi tempat bagi tenda-tenda besar yang menampung sekitar 2,5 juta jamaah. Namun, tenda-tenda besar itu tidaklah terlihat tahun ini, karena jumlah jamaah haji dibatasi tahun ini untuk menekan penyebaran pandemi virus Corona. Melansir dari Arab News, Rabu (29/7/2020), para jamaah haji tahun ini adalah semua warga Arab Saudi atau ekspatriat yang tinggal di dalam negeri itu. Mereka yang dipilih untuk mengikuti ibadah haji tahun ini akan melewati serangkaian pemeriksaan Covid-19. Mulai dari pemeriksaan suhu tubuh, karantina ketika mereka mulai tiba di Mekah, dan petugas kesehatan akan mensterilkan barang-barang mereka. Staf Kesehatan dan Keselamatan Arab Saudi secara berkala akan menyemprotkan cairan disinfektan di area sekitar Kakbah. Otoritas Arab Saudi urusan haji telah menutup Kakbah tahun ini dan jamaah tidak akan diizinkan untuk menyentuhnya, untuk membatasi kemungkinan infeksi Covid-19. Otoritas itu juga telah mendirikan pusat kesehatan khusus, klinik keliling dan ambulans untuk merawat para jamaah haji tahun ini. Mereka juga akan melakukan patroli setiap saat untuk meminta mengenakan masker dan menjaga jarak sosial. Kesemua jemaah juga diharuskan untuk diuji virus Corona sebelum mereka tiba di Mekah, dan mereka akan dikarantina setelah pelaksanaan ibadah haji. Para jamaah juga telah diberi perlengkapan fasilitas ibadah haji, seperti batu kerikil yang sudah disterilkan untuk lempar jumrah, hand sanitizer, masker, sajadah, dan pakaian ihram. “Tidak ada masalah terkait keamanan dalam pelaksanaan haji tahun ini, tetapi itu untuk melindungi jamaah dari penularan virus Corona,” kata Khalid bin Qarar Al-Harbi, Direktur Keamanan Publik Arab Saudi. Pada hari Kamis (30/7/2020) para jamaah akan melakukan perjalanan ke Arafah untuk melaksanakan wukuf yang merupakan puncak haji. Mereka kemudian pergi ke Muzdalifah dan bermalam di sana, sebelum kembali ke Mina untuk lempar jumrah.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: HAJI 2020 : Kemenkes Arab Saudi Tugaskan 1 Orang Awasi Jemaah Saat Ibadah Haji di Pandemi Corona)

Berita ini sudah dilihat 271 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 93
  • Page views today : 106
  • Total visitors : 531,680
  • Total page view: 1,115,461