Connect with us
Update Now

Lintas Kalsel

Lahan PKP2B nya Di Caplok Orang, PT AGM Lapor ke Polda Kalsel

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 107,723 kali

Polisi sita alat berat yang beroperasi di areal tambang yang diklaim PKP2B milik PT Antang Gunung Meratus (dok, tribunnews)

BêBASbaru.com, BANJARBARU – Penambangan Tanpa Izin (PETI) kembali beraksi di areal Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) PT Antang Gunung Meratus (AGM) di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, Senin (27/7/2020). Aktivitas penambangan liar ini ditemukan Tim Gabungan Satuan Tugas (Satgas) Peti PT AGM, PAM Obvit Polda Kalsel dan koordinator securiti PT AGM. Adanya aktivitas ini membuat pihak PT AGM diwakili Tim Advokat dan Konsultan Hukum Denny Pramono SH dan Suhardi SH, melaporkan aktivitas PETI ini ke Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda dan tembusan ke Kapolda Kalsel, Selasa (28/7). Kepada BPost, Denny Pramono SH dan ADV Suhardi SH mengungkapkan aktivitas dugaan PETI di wilayah PKP2B PT AGM, terjadi Senin (27/7), saat tim gabungan sekitar pukul 11:30 Wita yang melakukan pengecekan patroli pesawat drone di nes 13. Desa Hatiwin, Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin melihat dua alat berat sedang melakukan kegiatan penambangan. Selanjutnya sekitar pukul 12:00 Wita, Tim Drone gabungan Satgas Peti menghubungi Tim PAM Obvit Polda Kalsel, Satgas Peti PT. AGM dan Koordinator Securiti PT AGM untuk segera melakukan operasi tangkap tangan terhadap kegiatan diduga penambangan tanpa izin. Sekitar pukul 13:40 Wita, Tim Gabungan Tiba di nes 13 Desa Hatiwin, Tapin Selatan, dan langsung menghentikan aktivitas PETI. Tim gabungan sempat mengamankan satu unit alat berat jenis excavator warna hitam merek Sany SY365, satu unit alat berat jenis excavator warna orange merek Hitachi PC 200, satu operator Hitachi, satu unit mobil tangki BBM dan satu unit truk tronton bermuatan batu bara beserta sopirnya. Tim Advokat dan Konsultan Hukum Denny Pramono SH dan Suhardi SH mengatakan pihaknya mewakili PT AGM datang ke Polda Kalsel untuk melaporkan dugaan tindak pidana khusus penambangan tanpa izin dan memohon perlindungan hukum ke Polda Kalsel. Permasalahan yang dilaporkan terjadi Senin (27/7) berupa dugaan PETI di areal mereka dan pihaknya meminta penegak atau aparat hukum untuk memproses secara hukum sesuai proses hukum di Republik Indonesia. Mereka melakukan pengaduan masyarat (Dumas) kepada Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus Polda) dan ditembuskan ke Polda Kalsel. Harapannya dengan pelaporan ini pelaku PETI untuk segera diproses dan ditindaklajuti sesuai dengan hukum berlaku karena sudah jelas pihaknya temukan dugaan peti. Pelaporan Tim Advokat mewakili PT AGM perihal dugaan PETI di Dit Reskrimsus Polda Kalsel, Selasa (28/7/2020). “Kami meminta penegakan hukum dan perlindungan hukum kiranya permasalahan ini diproses berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku,” tuturnya. Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol M Rifa’i menegaskan komitmen Polda Kalsel untuk terus melakukan pemberantasan PETI temasuk di wilayah kerja PT AGM, yang juga merupakan salah satu kebijakan Kapolda Kalsel. (aol/*)

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Tim Satgas Pergoki PETI di Lahan PKP2B, PT AGM Lapor ke Polda Kalsel)

Berita ini sudah dilihat 86 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 222
  • Page views today : 237
  • Total visitors : 529,261
  • Total page view: 1,112,751