Connect with us
Update Now

Dunia

Kurdi Etnis Terbesar di Dunia Tak Punya Negara Bagian III:  Gara-gara Ingin Bikin Negara Sendiri, Kurdi Malah Dianggap Teroris

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 109,575 kali

Tentara Kurdi kini berjuang untuk merdeka, setelah sebelumnya ikut gempur ISIS, sayangnya dukungan Internasional untuk merdeka tak mereka peroleh (dok, berita Internasional)

BêBASbaru.com, KISAH DUNIA – Semua orang tahu bahwa Kurdi yang Sunni di Irak berkomitmen untuk agama Islam, dan tidak terkait dengan organisasi seperti itu, baik Al-Qaidah maupun lainnya. Masalah ini tidak lebih hanyalah penciptaan situasi aman bagi kelompok sekuler untuk memegang peran, dengan mengorbankan orientasi Islam. Pada tahun 1994, Sayyid Salahuddin Muhammad Bahauddin bersama dengan elit Muslim dari pemuda Kurdi membentuk sebuah organisasi Islam yang disebut Persatuan Islam Kurdistan. Organisasi ini mengadopsi gagasan pembaruan Islam tanpa kekerasan, memakai cara-cara damai dan dialog dengan tokoh-tokoh Kurdi tentang kondisi sulit yang dialami oleh Kurdi selama ini. Meskipun perwakilan mereka ada di parlemen Kurdistan dan parlemen Irak saat itu, apa yang mereka lakukan tidak disukai oleh banyak analis politik dan pengamat realitas Islam. Populasi Kurdi di Turki terkonsentrasi di daerah pegunungan timur di sekitar provinsi Diyarbakir. Mereka bekerja sebagai penggembala dan tidak tunduk kepada sistem negara. Dalam rangkaian sejarah keislaman Kurdi, yang akan dijelaskan selanjutnya, Kurdi terus mempertahankan Islam dan syariat Allah SWT. Mereka berpartisipasi dalam penaklukan bersama Kekaisaran Turki Utsmani. Tetapi setelah Kekaisaran Turki ini runtuh, Kemal Attaturk, enggan mengakui nasionalisme Kurdi, yang mengakibatkan pemberontakan Kurdi dan pembentukan partai-partai Kurdi. Terutama Partai Buruh Kurdistan (PKK) di Turki. Pemerintah Turki benar-benar menolak nasionalis Kurdi maupun hak perwakilan mereka di parlemen. Seorang wartawan Turki mengatakan, “Sumber konflik sebenarnya terletak pada sistem pemerintahan Turki Kemali yang yang menerapkan sistem pemerintahan yang tidak demokratis, semimiliter yang berlindung di balik topeng demokrasi, dan menganut konstitusi militer, dan tidak menghormati hak asasi manusia. Rezim benar-benar menolak mentah-mentah semua tuntutan Kurdi dalam representasi sosial, budaya dan politik. Padahal persentase mereka adalah 25% dalam masyarakat Turki. Bahkan rezim juga mengabaikan tuntutan mereka untuk pembangunan ekonomi di daerah-daerah Kurdi, seperti yang terjadi sekarang.”

Pasukan Kurdi di Irak yang ingin merdeka, perang dengan Turki bukanlah perang agama, karena Kurdi juga mayoritas Muslim. Ini murni perang untuk merdeka ingin bentuk negara berdaulat sendiri di atas negara Turki, Suriah, Irak dan Iran (dok, medcom.id)

  • Kurdi di timur laut Suriah

Populasi Kurdi di Suriah terkonsentari di provinsi Hasakah (di perbatasan Suriah-Turki), provinsi Aleppo di wilayah Ain Arab (termasuk Kobani yang saat ini sedang mereka pertahankan dari serangan ISIS) dan Afrin, dan di provinsi Raqqah. Rezim Suriah telah menerapkan kebijakan diskriminatif terhadap mereka. Statistik mereka di Hasakah sangat besar pada tahun 1962, namun 120 ribu Kurdi dihapus dari kebangsaan Suriah mereka. Mereka juga dilarang berbicara dengan bahasa Kurdi di sekolah dan lembaga-lembaga publik. Di beberapa wilayah mereka menghadapi insiden kekerasan, di antara yang paling penting adalah peristiwa Qamisyli 12 Maret 2004, dan pembunuhan ulama terkemuka Muhammad Ma’syuq Al-Khaznawi” pada 30 Mei 2005.  Uni Soviet melihat Kurdi di wilayah ini sebagai entitas anti-komunis. Karena dalam pandangan Uni Soviet ketika itu, mereka adalah ekstrimis Muslim yang dikenal dari kepatuhan mereka kepada ajaran agamanya. Soviet mencoba untuk mengubah loyalitas Kurdi agar mendukung tujuan strategisnya dan menyiarkan gagasan-gagasan atheis di tengah-tengah mereka.Mengenal Kurdi, Etnis Terbesar di Dunia yang Tengah Digempur Turki di Suriah

Para gadis Kurdi juga tak ketinggalan, dukung bangsanya untuk merdeka (dok, AFP)

Sejarah Keislaman Kurdi

Allah Yang Mahakuasa menurunkan agama Islam untuk menjadi agama bagi semua orang dari berbagai kebangsaan, warna kulit dan latar belakang. Bangsa Kurdi termasuk bangsa yang masuk Islam sejak awal penaklukan Islam. Mereka dikenal sebagai muslim yang kuat menjalankan, mencintai dan membela Islam. Harta dan nyawa mereka pertaruhkan demi agama. Salah satu kebanggaan bagi bangsa Kurdi adalah Shalahudin Al-Ayyubi pembebas Baitul Maqdis adalah putra kelahiran bangsa mereka. Sebelum masa Islam, Kurdi memeluk agama Zoroastrianisme, yang hanya dikenal di kalangan suku Arya. Pada tahun 649 Masehi, Islam menyebar sampai ke tanah mereka melalui Khalid bin Al-Walid dan Iyadh bin Ghanam. Maka sejak saat itu sebagian besar bangsa Kurdi memeluk Islam Sunni dengan mazhab Syafi’i. Sejarahnya, Kurdi ketika itu tinggal di batas-batas Kekaisaran Persia. Dari sini mulailah terjalin hubungan mereka dengan Islam selama penaklukan Islam di Persia pada masa pemerintahan Umar bin Khaththab. Pada masa itu, pasukan Islam meraih kemenangan atas pasukan Persia dalam pertempuran Qadisiyah, Jalawla, dan Nahawand. Di antara dampaknya, terjadilah gesekan antara kaum muslimin dan Kurdi. Sebagian besar wilayah Kurdi telah ditaklukkan oleh pasukan Islam, mulai dari kota, desa dan istana mereka di daerah pegunungan barat dan wilayah aliran sungai Efrat, Armenia dan Azerbaijan. Wilayah-wilayah ini ditaklukkan dengan perjanjian damai. Kecuali untuk beberapa daerah ditaklukkan dengan peperangan, sebab umat Islam dihadapi dengan perlawanan sengit. Pada tahun 21 Hijriah, mayoritas wilayah Kurdi sudah masuk dalam kekuasaan Islam. Masyarakat Kurdi masuk Islam berbondong-bondong. Mayoritas memeluk Islam secara sukarela. Selanjutnya mereka berperan signifikan dalam penaklukan Islam.

Sumber: kiblat.net dan berbagai sumber (dengan judul: Ini Sejarah Kurdi Sejak Era Khalifah Rasyidah sampai Revolusi Suriah)

Berita ini sudah dilihat 99 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 72
  • Page views today : 81
  • Total visitors : 529,606
  • Total page view: 1,113,130