Connect with us
Update Now

Dunia

Korut yang Misterius Soal Virus Corona Bagian 2: Diam-diam Korut Tutup Pintu Perbatasan dengan Cina

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 407,003 kali

DUNIA – Korut telah menutup perbatasannya untuk turis asing, paling banyak turis China, sebagai upaya pencegahan, menurut salah satu biro perjalanan di Korut. Hal yang sama pernah dilakukan Pyongyang saat wabah Ebola pada 2014. Pada 30 Januari, KCNA melaporkan pihak berwenang mengumumkan keadaan darurat, dan pusat anti-epidemik dibangun di negara tersebut. Pada Senin, KCNA menyampaikan semua orang yang masuk ke Korut setelah 13 Januari akan berada di bawah pemantauan medis. KCNA juga melaporkan pejabat kesehatan Korut telah membuat “sistem transportasi sampel uji nasional” dan memiliki kemampuan untuk segera mendiagnosis kasus yang mencurigakan. Namun, beberapa ahli yang berbicara dengan CNN skeptis dengan kemampuan pengujian yang diklaim Pyongyang. Dan mengingat ketertutupan negara itu, tidak mungkin dunia akan pernah tahu jika tindakan apa pun yang diambil Korea Utara benar-benar akan berhasil. Choi Jung-hun, mantan dokter di Korut yang melarikan diri dari negara itu pada 2011, mengatakan ketika ia membantu memerangi wabah campak pada 2006 hingga 2007, Korut tidak memiliki sumber daya untuk mengoperasikan fasilitas karantina dan isolasi. Dia ingat bahwa setelah mengidentifikasi kasus yang mencurigakan, pasien seharusnya dipindahkan ke rumah sakit atau fasilitas karantina untuk pemantauan. “Masalahnya di Korea Utara adalah bahwa petunjuk (dokter) tidak diikuti. Ketika tidak ada cukup makanan yang disediakan untuk orang-orang di rumah sakit dan fasilitas karantina, orang-orang melarikan diri untuk mencari makanan,” kata Choi. Jean Lee, direktur dari Pusat Yayasan Hyundai Motor-Korea di Woodrow Wilson Center yang berbasis di Washington menyampaikan, epidemi ini dapat mempermudah tujuan politik rezim Kim, termasuk memberinya waktu untuk merencanakan langkah selanjutnya dalam negosiasi nuklir dengan Amerika Serikat, yang mandek selama berbulan-bulan. “Kami melihat Korea Utara menggunakan virus corona sebagai kesempatan untuk mundur ke isolasi yang dipaksakan pada saat ketidakpastian politik,” kata Lee. “Kim Jong Un perlu mengulur waktu untuk mengkalibrasi ulang strategi internal dan eksternal dan pesan pada negosiasi nuklir.” Virus itu juga memberi Pyongyang alasan baru untuk lebih memperketat perbatasannya dan membenarkan pembatasan sosial yang kejam yang dialami sebagian besar warga Korut, kata Lee. Warga Korut dapat dihukum berat karena mengkritik keluarga Kim dan rezim yang berkuasa. Sebagian besar tidak dapat mengakses internet atau informasi apa pun dari dunia luar yang belum disetujui oleh sensor negara. Mayoritas warga Korut juga tidak menikmati kebebasan bergerak dan diharuskan menerima izin pemerintah untuk bepergian ke provinsi lain. Sangat sedikit yang diizinkan bepergian ke luar negeri. Menutup perbatasan dapat menutup negara itu akan berdampak terhadap sektor ekonomi, kata Evans Revere, mantan asisten menteri luar negeri untuk Asia Timur dan Pasifik dan penasihat senior saat ini di Albright Stonebridge Group. “Keperluan menutup perbatasan akan memiliki dampak ekonomi yang menghancurkan Korea Utara. Karena sanksi internasional, tekanan AS, dan tidak adanya bantuan signifikan yang datang dari Korea Selatan. Korea Utara menjadi semakin tergantung pada China,” kata Revere melalui surel. “Dengan perbatasan ditutup, Pyongyang mungkin panik sekarang.” Tetapi pembatasan dan tantangan perjalanan itu juga memberikan manfaat dari sudut pandang kesehatan masyarakat. “Korea Utara memiliki sistem kontrol terbaik di dunia,” kata Choi. “Korea Utara mungkin paling baik membatasi kontak sosial dan perjalanan regional karena mereka telah mempraktikkannya selama 70 tahun. Perbedaannya sekarang adalah membuat peraturan lebih ketat. Jadi sistem ini akan membantu mereka untuk mencegah virus menyebar lebih luas. ”
Sumber: merdeka.com dan berbagai sumber

Berita ini sudah dilihat 76 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 101
  • Page views today : 119
  • Total visitors : 553,432
  • Total page view: 1,139,850