Connect with us
Update Now

Banjarbaru

Korona Masih Menghantui, Waspada Demam Berdarah Puncaknya di Januari-Februari Ini

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 432,771 kali

Ilustrasi, pasien DBD (dok, inilah foto)

BệBASbaru.com, BANJARBARU – Selain masih meluasnya penyebaran covid 19, Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarbaru juga meminta warga mewaspadai puncak demam berdarah dengue (DBD) di 2021 ini.

Diperkirakan penyakit yang disebabkan dari nyamuk Aedes Aegypti ini bakal bermunculan pada Januari dan Pebruari 2021. Kepala Dinas Kesehatan Banjarbaru Rizana Mirza mengatakan di cuaca yang tidak menentu, kadang panas dan hujan ini, warga wajib waspada.

“Sebab kita khawatir diperkirakan Januari atau Februari merupakan puncaknya DBD nanti,” kata dia. Warga diminta melakukan sejumlah langkah pencegahan dengan melakukan 3 M dari menguras, menutup dan mengubur mulai saat ini.

“Kita mengimbau juga perangkat kecamatan dan kelurahan ikut membantu melakukan upaya 3M,” tambah dia. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Banjarbaru pada 2020 lalu, DBD di kota Idaman turun dibanding tahun sebelumnya yakni 58 kasus.

“Diharapkan tahun ini juga tidak terjadi lonjakan makanya saya mengimbau warga rutin melakukan 3 M tadi,” sebut dia. Rizana yakin jika tempat perindukan jentik diminimalisir maka nyamuk juga tidak akan ada, bisa mencegah dari DBD yang juga merupakan virus.

Rizana memaparkan gejala COVID-19 dan DBD tidak jauh berbeda. Pasien bakal mengalami gejala demam tinggi, untuk itu masyarakat diminta lebih waspada dan tidak sungkan datang ke Puskesmas atau rumah sakit. “Boleh Waspada tinggi terhadap penyebaran covid namun jangan juga melupakan penyebran penyakit penyakit berbahaya lainnya,” pungkas dia.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Kadinkes Banjarbaru Ingatkan Waspada DBD, Puncaknya di Januari-Februari)

Berita ini sudah dilihat 130 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA