Connect with us
Update Now

Banjarmasin

Korban Penipuan Oknum ASN DLH Banjarmasin Tuntut Uangnya Kembali 

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 440,021 kali

Mukhyar, Kadis DLH Banjarmasin (dok, kanal kalimantan)

BêBASbaru.com, BANJARMASIN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin melakukan mediasi terkait dengan kasus yang menjerat salah seorang oknum ASN nya. Sekadar mengingatkan, salah seorang oknum ASN di DLH Banjarmasin berinisial HI, diduga melakukan penipuan dengan modus perekrutan petugas penyapu jalanan.

Sejumlah masyarakat pun ternyata menyerahkan sejumlah uang kepada sang oknum seiring dijanjikannya sebuah pekerjaan. DLH Banjarmasin pun sebelumnya sudah melakukan klarifikasi bahwa kejadian tersebut tidak ada menyangkut instansinya, melainkan hanya pribadi sang oknum.

Terlebih dalam kuitansi pembayaran yang dikantongi oleh sejumlah orang yang menjadi korban, sang oknum menuliskan hanyalah berupa uang peminjaman tanpa ada embel-embel institusi DLH Banjarmasin.

Meskipun demikian, namun DLH Banjarmasin turut membantu melakukan mediasi agar permasalahan ini pun bisa diselesaikan. Dan hari ini, Senin (7/12/2020), sejumlah korban pun kembali mendatangi Pemko Banjarmasin dan bertemu dengan DLH Banjarmasin terkait dengan mediasi tersebut.

“Kami memediasi saja. Yang bersangkutan sudah membuat dan menandatangani surat pernyataan siap bertanggung jawab terkait apa yang dilakukannya,” ucap Mukhyar, Kepala DLH Banjarmasin. Dihari yang sama, DLH kota Banjarmasin juga menggelar mediasi bersama puluhan warga yang menjadi korban dugaan penipuan oknum di DLH.

Hasilnya, ada empat perwakilan warga yang ditunjuk untuk berhubungan langsung dengan si oknum, guna menyelesaikan persoalan itu. Mukhyar menjelaskan juga bahwa warga yang mengadukan nasibnya sudah memahami bahwa yang dilakukan oknum adalah murni urusan pribadi.

“Bukan atas nama instansi. Ini sama-sama musibah,” tutur Mukhyar. Kemudian, empat perwakilan warga pun nantinya akan berurusan langsung dengan si oknum. Tentunya, dalam pengawasan pihaknya melalui Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah di DLH, Marzuki.

Menurut Mukhyar, berhubung persoalan yang terjadi murni urusan pribadi alias hutang piutang, maka sepenuhnya persoalan itu ditanggung oleh si oknum. Di kuitansi yang ada pun, si oknum tidak menyebut dari DLH. Melainkan hanya diri pribadi. Dengan menuliskan nama dan peminjaman uang saja.

“Di kuitansi itu juga tidak tertulis menjanjikan pekerjaan,” jelasnya, kemudian memperlihatkan gambar kuitansi yang dimaksud. Disinggung mengenai sanksi, sementara ini Mukhyar mengatakan pihaknya baru bisa memberikan sanksi teguran. Itu diambil setelah menyoroti persoalan si oknum yang lama tidak masuk kantor.

“Kecuali dalam perjalanannya nanti ternyata ada proses hukum, baru kami melangkah ke proses selanjutnya. Apakah si oknum bisa diberhentikan atau bagaimana nantinya sanksi-nya,” tambahnya.

Disinggung kapan si oknum itu bisa menyelesaikan persoalan yang dihadapi, Mukhyar hanya menjawab bahwa pihaknya tentu menginginkan agar persoalan bisa diselesaikan dengan cepat.

Hal itu, juga sudah sesuai dengan keinginan para korban. “Nantinya, kami juga akan menyampaikan tuntutan korban kepada si oknum. Jadi, tinggal kemampuan yang bersangkutan saja untuk bisa menyelesaikan itu,” tutupnya.

Dikonfirmasi terpisah, salah seorang korban berinisial D, menyampaikan bahwa pihaknya kini tinggal menunggu proses selanjutnya. Yakni, perihal penyelesaian persoalan kepada yang bersangkutan.

“Kami yang datang ini hanya menuntut agar uang kami dikembalikan. Itu saja. Tadi sudah dibicarakan di dalam,” pungkasnya, seraya bergegas meninggalkan Balai Kota.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Ditipu Oknum ASN DLH Banjarmasin, Korban Tuntut Uangnya Kembali)

Berita ini sudah dilihat 195 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis