Connect with us
Update Now

Lintas Kalsel

Kopi Armadi Tabalong Makin Komplet dengan Varian Pasak Bumi dan Saluang Bilum

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 126,699 kali

Kopi 'Armadi' kini sudah menjadi brand lokal top di Tabalong, Arsani sang pembuat kopi dengan produknya (dok, Tribunnews.com)

BêBASbaru.com, TABALONG – Aroma khas kopi langsung tercium begitu memasuki rumah Arsani, yang ada di Desa Teratau RT 3, Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong, Kalsel. Di teras depan juga terlihat sebuah mesin pengolah biji kopi, yang seakan menjadi penanda kalau di rumah Asrani ini diproduksi olahan kopi. Ditemui di rumahnya, Arsani mengatakan, produksi kopi yang dilakukan di rumahnya ini dimulainya sejak sekitar tahun 2014. Ketika itu justeru bukan olahan kopi yang dibuat pertama kali, tetapi justeru hanya membut olahan gula aren serbuk dalam kemasan. Olahan serbuk gula aren ini muncul karena saat itu produksi gula aren yang dibuat warga Desa Teratau sedang lagi banyak-banyaknya. “Jadi waktu itu harga gula aren sempat jadi murah, dan harga ditentukan konsumen,” kata Arsani. Dari situlah mulai memikirkan bagaimana caranya agar ketika produksi gula aren banjir harga jual tetap bisa stabil. Awalnya hanya membuat serbuk gula aren original dengan juga mendapatkan pembinaan secara berkelompok dari dinas perdagangan. Ketika mulai menggeluti pembuatan serbuk gula aren original diakuinya memang tak mudah mendapatkan uang secara cepat. Perlu waktu sekitar enam bulan baginya untuk bisa membuat produk gula aren original yang dia buat menjadi mulai bisa dikenal orang. “Lalu setelah itu dari yang original membuat lagi gula aren rasa jahe dan ternyata ini banyak laku,” ungkapnya. Setelah itulah mulai lagi melakukan kreasi dengan membuat kopi yang dicampur gula aren, kopi jahe, kopi robusta, kopi kaya manis dan lainnya. Bahkan di antaranya ada kopi dicampur dengan akar tanaman hutan yang dipercaya bisa menjadi penambah stamina seperti pasak bumi dan saluang belum. “Total sekarang sudah sekitar 22 produk yang diolah hingga sekarang,” katanya. Semua bahan baku mulai dari biji kopi, jahe, seluang belum, pasak bumi dan lainnya yang jadi bahan campuran rata-rata didapatkan dari petani lokal. Untuk gula aren dibeli dari kelompo tani lokal yang sudah berupa produk gula aren jadi, sedangkan bahan lain dibeli berupa bahan mentah. “Seperti kopi kita beli berupa biji dari petani lokal yang memang membudidayakan tanaman kopi. Setelah itu biji kopinya baru saya olah di sini,” katanya. Dengan membeli hasil dari tanaman lokal ini tentu saja juga bisa membantu pendapatan warga sekitar, terlebih sekarang usaha Arsani sudah cukup berkembang. Gula aren dan kopi aneka rasa yang dibuatnya kini sudah merambah hingga ke luar Tabalong, seperti Balikpapan dan Jakarta. Untuk di Tabalong produknya bisa dengan mudah di dapatkan di Pusat Oleh-oleh Khas Tabalong (POKTA) serta juga ada di hotel berbintang di Tabalong. Kemudian bisa juga ditemukan di beberapa bandara dan juga tempat penjualan oleh-oleh yang ada di beberapa kota. Dari usaha yang terus serius dilakoni, juga memberi lapangan pekerjaan bagi orang lain dan kini omset usahanya juga sudah cukup banyak.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Sedapnya Kopi Gula Aren Racikan Arsani, Pemuda Tabalong Ini Padukan Pasak Bumi dan Saluang Belum)

Berita ini sudah dilihat 88 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 78
  • Page views today : 86
  • Total visitors : 532,085
  • Total page view: 1,115,922