Connect with us
Update Now

Curah

Kok Hampir Mirip yaaa….?

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 410,440 kali

Ilustrasi Nabi Musa AS membelah lautan dengan tongkatnya atas kehendak Allah SWT (dok, marwah kepri)

BêBASbaru.com, CURAH – Fenomena kedatangan Imam Besar Habib Riziek Shihab (HRS) ke tanah air benar-benar menyita perhatian semua pihak. Khususnya pemerintah yang lagi berkuasa saat ini, padahal HRS tak pernah secara terbuka menyatakan berambisi ingin jadi Presiden RI dan menggulingkan pemerintahan yang sah.

Kami kutip sedikit kisah singkat Nabi Musa AS, yang kami pikir ada sedikit kemiripan dengan kondisi saat ini.

 

Kisahnya begini: Musa yang belum jadi Nabi terpaksa kabur dari negeri Mesir, gara-gara tak sengaja membunuh warga Mesir, padahal niatnya hanyalah melerai perselisihan antara Orang Mesir dan Orang Bani Israel.

 

Musa pun kabur hingga sampai ke Negeri Madyan. Setelah hampir 10 Tahun, Musa pun secara resmi dilantik Allah SWT sebagai Nabi dan Rasul, tugas pertama Nabi Musa adalah balik ke Mesir, untuk menolong rakyat Bani Israel dari penindasan Raj Fir’aun dan yang paling berat adalah, menyadarkan Fir’aun dari kesesatannya, yang telah mengaku Tuhan.

Nabi Musa AS tidak mengincar jabatan Fir’aun, Nabi Musa hanya meminta Fir’aun mengikuti agama tauhid yang dibawa Nabi Musa, soal tahta Raja Fir’aun bakalan aman-aman saja. Tapi Fir’aun malah paranoid duluan, diapun meminta pendapat para pembantu setianya, bagaimana menghadapi Nabi Musa dan para pengikutnya.

 

Hanya satu kata, LAWAN kalau perlu bunuh Nabi Musa dan para pengikutnya yang lemah dan tak punya senjata tersebut. Berbagai cara sudah dilakukan Nabi Musa untuk menyadarkan Fir’aun dan rakyat Mesir, mulai dari air sungai menjadi darah, kekeringan, hingga serbuan kodok. Tapi semuanya tak mempan, Fir’aun tetap pada pendiriannya, Nabi Musa harus dibasmi berikut semua pengikutnya.

Nabi Musa pun terpaksa harus keluar dari Mesir bersama 12 Kabilah Bani Israel dan dikejar Raja Fir’aun langsung bersama ratusan ribu prajurit tangguhnya yang terlatih. Dan di Laut Merah, Allah SWT tunjukan KuasaNya. Laut di belah jadi 12 pintu dan memudahkan semua Kabilah Bani Israel melewati 12 pintu tersebut, sesuai dengan Kabilahnya.

 

Raja Fir’aun yang melihat itu, langsung tancap gas, dia langsung memimpin ratusan ribu tentaranya untuk terus mengejar sampai ke laut merah yang terbelah tadi dan akhirnya, saat sampai di tengah laut, sedangkan Nabi Musa dan pengkutnya telah sampai di seberang hanya memandang dengan cemas melihat Raja Fir’aun dan pasukannya yang kini sudah ada di tengah laut yang terbelah.

Nabi Musa diperintah Allah SWT untuk kembali memukulkan tongkatnya ke laut dan…bummmmm….air laut kembali menyatu dan tenggelamlah Fir’aun bersama tentarannya tanpa ampun. Saat sudah sekarat, Raja Fir’aun pun akhirnya sadar dan mengakui agama tauhid yang dibawa Nabi Musa.

 

Tapi semua sudah terlambat…Namun Allah SWT berbaik hati, jasad Fir’aun tak hancur di laut, tapi tetap utuh dan terdampar di pantai, lalu di mumi dan kini jasad tersebut masih ada di Mesir dan jadi tontonan semua orang yang berkunjung ke Mesir hingga saat ini.

Kesimpulannya dan ini dikit mirip loh yaaa:

  • Kalau saja Raja Fir’aun menerima Agama Tauhid Nabi Musa, maka dia akan bertahta dengan lenggeng sampai wafat.
  • Habib Riziek Shihab tak pernah menyatakan berambisi jadi Presiden, kecuali hanya memperbaiki akhlak rakyat Indonesia, tak jauh beda dengan Revolusi Mental nya pemerintah.
  • Ketakutan akan hilangnya tahta, sekaligus dibutakan oleh penasehatnya, membuat Fir’aun lupa kalau Nabi Musa AS bukanlah orang yang gila tahta. Sebab beliau seorang Nabi dan Rasul dan se isi dunia bagi utusan Allah SWT tersebut tak ada apa-apanya dibandingkan Surga nya Allah.
  • Banyaknya orang-orang atau oknum tertentu di sekeliling Presiden Jokowi yang secara nyata, nampak habis-habisan memuja nya hingga sampai ada niat UU mau diamandemen, agar bisa nyapres lebih dari 2X, hingga mau ganti Pancasila jadi Eka Sila, ini bukti betapa serakahnya para oknum tersebut, untuk menguasai selama mungkin negara ini.
  • Sebelum Allah SWT mencabut nyawa Raja Fir’aun, mujizat-mujizat Nabi Musa sudah dia saksikan langsung, namun Fir’aun tetap tak mau beriman.
  • Kedatangan HRS yang disambut ratusan ribu bahkan katanya jutaan orang, tanpa ada yang mengomando plus makin bertambahnya pengikut HRS bukankah ini sebuah mujizat?, Tak mudah menyakinkan hati manusia, agar mau berjejal-jejal datang, tanpa adanya sesuatu yang menggerakan hati mereka, yakni Allah SWT.

NB:

Catatan MRD, Pemimpin Redaksi Tabloid BêBASbaru dan bebasbaru.com

Berita ini sudah dilihat 372 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 89
  • Page views today : 104
  • Total visitors : 553,531
  • Total page view: 1,139,964