Connect with us
Update Now

Banjarmasin

Kisruh Bongkar Baliho Bando oleh Satpol PP, Walkot Ibnu Sina Akan Dipidanakan Pihak APPSI Kalsel

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 116,601 kali

Satpol PP Banjarmasin saat bongkar baliho bando (dok, jejak rekam)

BêBASbaru.com, BANJARMASIN – Penertiban disertai pembongkaran baliho bando di Jalan A Yani, yang dilakukan oleh Satpol PP serta Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin pada Jumat (19/6/2020) dinihari rupanya berbuntut panjang. Seperti diketahui beberapa waktu lalu, pengusaha advertising yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Periklanan Seluruh Indonesia (APPSI) Kalsel telah melakukan pertemuan dengan Wali Kota Banjarmasin yakni H Ibnu Sina, terkait dengan penurunan cover atau spanduk yang dilakukan oleh Satpol PP. Dari pertemuan tersebut, terjalin kesepakatan bahwa APPSI Kalsel akan secepatnya melakukan perubahan bentuk bando agar tidak lagi melintang di atas jalan raya, yakni hanya berada di pinggir kiri maupun kanan jalan. Dan opsi lainnya diubah menjadi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO). Sambil menunggu dilakukannya perubahan bentuk tersebut, pembongkaran bando pun tidak serta merta dilakukan karena pengusaha advertising masih memiliki kontrak dengan klien dan Pemko Banjarmasin pun sedikit memberikan kelonggaran. Namun fakta yang terjadi, pada Jumat (19/6/2020) dinihari Satpol PP diam-diam beraksi melakukan pembongkaran terhadap bando-bando tersebut. Dan akibat pembongkaran bando tersebut pula, Ibnu Sina pun akhirnya menjadi sasaran ‘amukan’ para pengusaha advertising yang tergabung dalam APPSI Kalsel. Bahkan diketahui, perwakilan APPSI Kalsel langsung mendatangi Wali Kota di rumah dinasnya di Kompleks Dharma Praja Banjarmasin. “Penertiban yang dilakukan oleh Satpol PP tadi malam, memang kita mendapatkan reaksi dari pengusaha advertising. Sebetulnya sudah ada kesepakatan agar mereka sesegeranya mengubah bentuk ke pinggir jalan dan juga menjadi JPO. Hanya memang ada kondisi di lapangan yang mungkin tidak mengenakkan karena dilakukan penertiban oleh personel dari Satpol PP dan juga Dishub yang saya tahu bahasa sederhana pengusaha ini ngamuk,” ujar Ibnu Sina kepada wartawan. Tidak hanya itu, Ibnu Sina pun mengaku protes pun didapatnya, bahkan hingga ancaman untuk melakukan gugatan dari pihak APPSI Kalsel karena pembongkaran bando tersebut. “Kami kan sebetulnya kemarin minta mereka sabar untuk melakukan penertiban itu. Tapi karena sudah dilakukan (ditertibkan, red), rencananya mereka (APPSI Kalsel, red) mau menggugat. Intinya saya diproteslah. Kalau merekamau protes bahkan sampai menggugat itu hak mereka, walaupun kami berharap tidak sampai ada. Kita ingin bisa tata sama-sama supaya baliho berfungsi sesuai aturan,” katanya. Menariknya ternyata aksi penertiban disertai pembongkaran bando yang dilakukan oleh Satpol PP, ternyata tanpa sepengetahuan Ibnu Sina selaku orang nomor satu di Kota Banjarmasin. “Tadi malam saya memang tidak tahu, saya baru tahu paginya karena ada beberapa orang me WA. Memang kami mencoba berkoordinasi dengan Satpol PP, tapi HP nya tidak aktif sehingga pak Ichwan (PLT Kasatpol PP, red) mengambil tindakan seperti itu,” katanya. Ibnu Sina sendiri yakin bahwa Ichwan, sudah mengetahui terkait dengan kesepakatan yang terjalin dengan APPSI Kalsel karena juga ramai diberitakan oleh awak media. “Waktu itu (pertemuan dengan APPSI Kalsel, red) Satpol PP tidak hadir dan kami berupaya menyampaikan kesepakatan ini dan saya yakin Kasatpol PP juga membaca di koran dan berita online bahwa tidak sesegera ini membongkar. Dan saya berharap semua pihak menghormati kesepakatan ini, bukan saling bersikeras,” katanya dengan nada kecewa. Disinggung mengenai apakah akan memberikan sanksi ataupun teguran kepada Kasatpol PP, terkait kejadian tersebut, Ibnu Sina pun memberikan jawaban menggantung. “Kalau kami di Pemko ini kan menjalankan aturan saja. Kebijakan memang sepenuhnya bisa diambil tapi harus ada komunikasi yang baik,” bebernya. Sementara saat coba dikonfirmasi terkait penertiban bando tadi malam, PLT Kasatpol PP Banjarmasin, Ichwan Noor Chalik enggan untuk berkomentar. Kemudian Ketua APPSI Kalsel, Winardi pun saat dikonfirmasi melalui WA belum merespons hingga berita ini diturunkan.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber

Berita ini sudah dilihat 75 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 54
  • Page views today : 56
  • Total visitors : 530,833
  • Total page view: 1,114,514