Connect with us
Update Now

Uncategorized

Ketua DPC PD Tabalong: Saya Tak Mengerti, Kenapa Kader ‘Baru’ Bisa Mengalahkan Kader Utama

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 227,780 kali

Tanjung, Keluarnya rekomendasi Partai Demokrat ke pasangan Anang-Mawardi tertanggal 23 Nopember 2017, dan diterima langsung Anang Syakhfiani di kantor DPP PD di Jakarta, Selasa (5/12) malam lalu, sangat mengagetkan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tabalong, H Masruddin S Sos MMA, kekagetan tersebut cukup beralasan, karena pria yang juga Wakil Ketua DPRD Tabalong ini mengaku, tak tahu menahu bagaimana proses rekomendasi itu bisa keluar. “Sejak awal saya tak pernah dilibatkan, hanya pemberitahuan saja, yang awalnya saya anggap wajar, karena Anang Saykhfiani memang mendaftar dan juga mengembalikan formulir. Namun, yang tentu saja diluar dugaan saya, selama ini saya tak pernah dimintai pendapat dan masukan, tahu-tahu saja rekomendasi tersebut keluar,” ungkap pria yang lebih akrab di sapa MRD. MRD juga mengakui, Anang Syakhfiani yang merupakan Bupati Tabalong, baru saja memiliki KTA Partai Demokrat, karena selama ini yang bersangkutan masih berstatus ASN, artinya yang bersangkutan boleh dibilang kader ‘baru’ di Partai Demokrat. MRD menambahkan, dulu saat deklarasi dengan Zony Alfianoor pada Pilkada Tabalong Tahun 2013, Anang pernah berpidato di hadapan seluruh kader PD Tabalong di Hotel Aston, Tanjung, kalau mereka (Anang-Zony) memenangkan Pilkada, maka jam 4 sore, Anang akan jadi kader PD. “Namun yang saya tahu, yang bersangkutan tidak menjadi kader setelah menang Pilkada Tahun 2013, tapi masih berstatus ASN hingga pensiun baru-baru ini,” kata MRD kembali. MRD mengakui, dia memang lebih menjagokan kader utama Partai Demokrat, yakni Wakil Bupati Tabalong, Zony Alfianoor dapat rekom DPP PD, karena yang bersangkutan memang sudah lama mengabdi sebagai kader Partai Demokrat Kalsel, yakni mantan Bendahara DPD PD Kalsel (2011-2017) dan kini Sekretaris Dewan Kehormatan DPD PD Kalsel. Terkait keluarnya rekomendasi itu, MRD mengatakan menghormati keputusan tersebut. “Namun saya juga tentu akan meminta kejelasan dari DPP PD, alasan dibalik keluarnya rekomendasi tersebut, agar semuanya terang benderang. Sebab saya juga perlu menjelaskan kepada seluruh pengurus dan kader PD se Tabalong, kenapa rekom itu jatuh ke tangan pasangan Anang-Mawardi,” jelas MRD.

 

Berita ini sudah dilihat 77 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 5
  • Page views today : 5
  • Total visitors : 545,204
  • Total page view: 1,130,320