Connect with us
Update Now

Politik

Ketahuan Ngebet Benerr! PAN Setor SK Rekomendasi Sejak Pebruari Lalu, Padahal Punya Golkar Sendiri Malah Telat!

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 124,546 kali

PAN serahkan SK rekom ke Golkar (dok, kanal kalimantan)

BêBASbaru.com, POLITIK – Pasca mencuatnya duet incumbent Sahbirin Noor-H Muhidin di Pilgub Kalsel yang tercantum dalam usulan rekomendasi DPD I Golkar Kalsel, Partai Amanat Nasional (PAN) langsung ambil langkah. Partai berlogo matahari ini menyetorkan bukti SK Rekomendasi DPP kepada Partai Golkar sebagai mitra koalisi, pada Jumat (24/7/2020). Rekomendasi yang disetor PAN ini merupakan yang pertama diterima Partai Golkar (sebagai pengusung incumbent), dari sejumlah partai yang digadang menjadi mitra koalisi seperti PDIP, PKS, dan Partai Nasdem. Sementara PDIP yang sebelumnya menjadi partai pertama yang menegaskan dukungannya ke Sahbirin, hingga kini belum menyerahkan bukti hitam di tas putih. PAN yang notabene menjadi pendatang baru koalisi, langung ambil panggung begitu Golkar memilih H Muhidin (yang juga merupakan ketua DPW PAN Kalsel), sebagai pasangan Sahbirin (Ketua DPD I Golkar Kalsel). SK rekomendasi berisi persetujuan dan dukungan DPP PAN terhadap pasangan Calon H Sahbirin-H Muhidin untuk maju di Pilgub Kalsel ini bernomor PAN/A/Kpts/KU-SJ/06/II/2020. SK ini ditandatangani Ketua Umum Zulkifli Hasan dan Sekjen Eddy Soeparno. Terkait dukungan tersebut, pengurus DPD Golkar Kalsel Supian HK mengatakan, dukungan PAN sebetulnya sudah datang lebih awal dari Golkar. Hal tersebut lantaran SK tersebut sudahditeken sejak 3 Februari 2020. “Ya, penyerahan sejak Februari diberikan PAN yang lain menyusul. Deklarasi semua Parpol (akan dilaksanakan) Agustus, sesuai protokol Covid-19,” katanya. Dengan dukungan PAN tersebut, saat ini duet Sahbirin-Muhidin secara resmi sudah mengantongi dukungan Partai Golkar dengan 12 kursi dan PAN 6 kursi. Sedangkan, PDIP yang memiliki 8 kursi, hingga kini belum menyetor SK Rekomendasi buat incumbent di Pilgub Kalsel. Terakhir, saat pengumuman rekomendasi tahap II yang dilakukan DPP PDIP di Jakarta pada Jumat (17/7/2020) lalu, Ketua DPP PDIP Bidang Politik, Puan Maharani, hanya mengumumkan dukungan untuk Pilkada Banjar dengan mendukung pasangan H Rusli-Guru Fadlan. Dukungan tersebut menyusul paket tahap I yang mengusung tiga jago lain yakni duet Syafruddin H Maming-Andi Rudi Latif untuk Pilkada Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), H Zairullah-Zulkifli untuk Pilkada Kotabaru, dan Aditya Mufti Arifin-Iwansyah untuk Kota Banjarbaru (walaupun pasangan ini akhirnya mengundurkan diri dari bursa pencalonan, Red). Hingga saat ini, PDIP yang merupakan runner up ini, belum bersikap. Meskipun, beberapa waktu lalu, partai berlambang banteng moncong putih ini sempat aktif melakukan ‘demo’ politik melalui kadernya Rosehan yang sebelumnya digadang menjadi pasangan Sahbirin di Pilgub 2020. Rosehan yang aktif menjalin komunikasi politik, di antaranya bertemu Ketua DPW PPP Kalsel Aditya Mufti Ariffin, termasuk terakhir bertemu calon penantang Sahbirin, yakni Denny Indrayana, mengatakan sebagai runner up PDIP tak akan menjadi penonton. Rosehan mengakui, pada Pilgub nantinya, partainya akan memprioritaskan kader sendiri untuk maju meramaikan kontestasi politik. Karena memang, secara nasional PDIP merupakan partai pemenang dan di Kalsel sendiri merupakan runner up atau pemenang kedua. “Jadi, sangat naif jika PDIP cuma menjadi penonton,” tegas Rosehan.

Sumber: kanalkalimantan.com dan berbagai sumber (dengan judul: Setor SK Rekomendasi, Langkah PAN Ambil ‘Panggung’ di Koalisi Pendukung Sahbirin)

Berita ini sudah dilihat 104 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 279
  • Page views today : 325
  • Total visitors : 531,866
  • Total page view: 1,115,680