Connect with us
Update Now

Politik

Kenapa  PPP ‘Tinggalkan’ Petahana, Apakah Ada Unsur Sakit Hati?

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 129,039 kali

Golkar sebetulnya juga lamar PPP, tapi PPP malah berlabuh ke Denny-Difri (dok, klikkalsel)

BêBASbaru.com, POLITIK – Sokongan kekuatan duet Denny Indrayana-Difriadi Darjat dalam kontestasi Pilgub Kalsel bertambah. Tepat pada momentum deklarasi dan pembentukan tim pemenangan pasangan Denny-Difri, Kamis (20/8/2020) siang, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) secara resmi merapatkan barisan  ke gerbong koalisi pendukung. Duet Denny-Difri memang telah memastikan langkah di Pilgub setelah mendapatkan rekomendasi resmi dari Gerindra dan Demokrat. Koalisi dua partai ini membuat duet berjargon “Hijrah Gasan Banua” mengantongi 11 kursi di parlemen (8 kursi Gerindra dan 3 kursi Demokrat). Menyusul bergabungnya PPP secara otomatis menambah kekuatan kursi parlemen yang dikantongi duet Denny-Difridi. Sebagaimana diketahui, PPP memiliki 3 kursi di DPRD Kalsel, itu artinya pasangan Denny-Difri telah memiliki total 14 kursi dukungan. Surat rekomendasi dukungan PPP secara langsung diserahkan Sekretaris DPW PPP Kalsel Asbullah kepada Denny-Difri. Penyerahan ini juga turut disaksikan oleh para elit politik partai Gerindra, Demokrat, Partai Berkarya, serta ratusan relawan yang siap memenangkan pasangan ini. Diakui Sekretaris DPW PPP Kalsel Asbullah, hingga beberapa waktu lalu PPP memang belum mengambil sikap dalam kontesasi Pilgub Kalsel. Sebab, dalam hal ini perlu adanya aspirasi dari para pengurus PPP di level kabupaten/kota maupun provinsi. “Setelah melalui proses yang panjang, DPP PPP telah memutuskan kemana dan ke siapa kandidat yang akan didukung. Dan itu ialah pak Denny-Difri sebagai pasangan penantang petahana tahun ini,” katanya di Q Dafam Hotel Banjarbaru. Kilas balik pada pagelaran pesta demokrasi 4 tahun silam, PPP menjadi salah satu motor partai pengusung H Sahbirin Noor-H Rudy Resnawan menduduki kursi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel. Tokoh elit PPP H Rudy Ariffin -kini menjabat sebagai Dewan Pembina PPP Kalsel- kala itu sebagai ketua tim pemenangan H Sahbirin Noor-H Rudy Resnawan. Lantas, apa yang terjadi dengan loyalitas PPP di Pilgub Kalsel tahun ini? Kembali ditegaskan Asbullah, inilah yang disebut dengan dinamika politik. “Dalam politik, apapun bisa terjadi dan berubah dalam dalam satu atau dua hari. Apalagi yang sampai 4 tahun. Jadi tidak ada yang perlu dipertanyakan, jika tahun ini PPP berlabuh pada duet Denny-Difri,” katanya. Demikian pula yang diungkapkan, Ketua DPW PPP Kalsel Aditya Mufti Ariffin. “Jadi kemarin sore telah keluar rekomendasi untuk pak Denny Indrayana dan pak Difriadi Darjat. Semoga langkah ini bisa memberikan yang terbaik untuk Banua kita tercinta,” katanya. Sementara itu, bakal Calon Gubenur Kalsel, Denny Indrayana, mengungkapkan dirinya sangat bersyukur masih ada parpol yang mau berkoalisi mendukungnya. Hal ini juga tak menutup kemungkinan adanya parpol yang bergabubg dibeberapa waktu ke depan. “Alhamdullillah, komunikasi kami dengan partai selalu terjalin. Dan hari ini PPP sudah bergabung dengan kita. Mudahan masih ada partai lagi yang bergabung mendukung kita,” aku Denny.

Sumber: kanalkalimantan.com dan berbagai sumber (dengan judul: ‘Tinggalkan’ Petahana, PPP Merapat ke Gerbong Denny-Difri, Empat Tahun Lalu PPP Penyokong Utama Sahbirin Noor)

Berita ini sudah dilihat 161 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 286
  • Page views today : 318
  • Total visitors : 532,293
  • Total page view: 1,116,154