Connect with us
Update Now

Kotabaru

Kembali Kotabaru Diamuk Api Hingga Berjam-jam, Perumahan Warga Luluh Lantak!

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 255,615 kali

Patmaraga, Kotabaru luluh lantak di amuk api (dok, apahabar.com)

BêBASbaru.com, KOTABARU – Kebakaran di Kotabaru Tengah Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kotabaru yang terjadi pada Jumat (30/10/2020) menghanguskan 159 unit rumah.

Ribuan jiwa harus kehilangan tempat tinggalnya yang habis lalap amukan sijago merah dinihari tadi. Kebakaran yang terjadi bahkan berjam-jam lamanya dari pukul 01.30 wita hingga pukul 06.00 wita. Nah, dibalik kebakaran tersebut, ada cerita ketangguhan dari seorang pemadam kebakaran, dalam upaya memadamkan api ketika itu.

Diantaranya Johari, seorang petugas  pemadam kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran Kotabaru, yang saat itu sebagai operator mesin air untuk memadamkan api. Dia bersama rekan pemadam kebakaran yang berjibaku melawan api itu, harus berjuang memadamkan api. Pantang pulang sebelum api padam.

Itulah slogan yang dipegang oleh Pemadam Kebakaran. Perjuangan saat terjadi kebakaran di Kotabaru kali ini, mereka sempat kesulitan . Sebab posisinya berada di gang sempit. Selain sempit, banyak pula warga yang menghalangi kerja pemadam kebakaran karena beramai-ramai menonton. Itu jelas saja membuat damkar kesulitan.

Belum lagi saat itu, angin kencang dan menyulitkan pemadam kebakaran untuk merubah arah. Bahkan tak jarang mobil harus macet karena kehabisan kampas rem untuk bergeser ke tempat yang lebih bagus. Tidak berhenti saat api tidak berkobar lagi, tapi setelah api padam pada pukul 06.00 wita, kerja dari seorang petugas pemadam masih berjalan dengan sistem pendingan yang sangat penting dilakukan.

Bahkan waktu pendinginn berlangsung cukup lama yakni sekitar 6 jam lamanya. Karena selesai sekitar pukul 12.00 wita. “Perjuangan kami, panjang. Karena pendinginan itu penting, apabila masih ada bara apinya, maka masih ada kemungkinan untuk menyala sehingga harus dipastikan padam total,” sebut Johari kepada banjarmasinpost.co.id.

Dia juga menyebutkan, pemadaman dan pendinginn memang harus dilkukn. Sangat penting sekali untuk menjaga api tidak menyala dan tidak menimbulkan kebakaran lagi. “Waktu yang cukup panjang. Badan rasanya rengkot seperti dipukul orang sekampung. Makanya sehabis pulang memadamkan api, langsung urut badan dan istirahat. Itu lah perjuangan kami sebagaibpetugs pemadam kebakaran,” katanya.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Berjam-jam si Jago Merah Mengamuk, Begini Perjuangan Pemadam Kebakaran saat Kebakaran di Kotabaru)

Berita ini sudah dilihat 132 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 292
  • Page views today : 345
  • Total visitors : 547,767
  • Total page view: 1,133,212