Connect with us
Update Now

Berita Bollywood

Kematian Sushant Singh Rajput Kuak Kejamnya Nepotisme Di Bollywood yang Mengguncang India

Diterbitkan

pada

Kematian akibat bunuh diri aktor India Sushant Singht Rajput buka tabir luar biasanya nepotisme di bollywood (dok, brilio)

BêBASbaru.com, SELEB BOLLYWOOD – Sushant Singh Rajput kini telah pergi, ia diduga mengalami depresi lantaran persaingan profesional yang terjadi di Bollywood. Bukan sebuah rahasia jika tak berasal dari keluarga pemain atau pelaku di industri film, karir seseorang tak bisa berkembang dengan sangat baik. Mereka yang tak berasal dari keluarga bintang pun sulit untuk kerja bareng production house (PH) tertentu. Seperti yang dialami oleh Akshay Kumar dan Kangana Ranaut. Mereka sukses dengan jalan sendiri dan butuh perjuangan ekstra keras untuk mencapai tingkatan ini. Shahrukh Khan dan Deepika Padukone yang tidak berasal dari keluarga selebritis juga bisa meraih sukses. Kelamnya sisi nepotisme di Bollywood kini jadi pembicaraan panas di India. Seperti apa masalahnya? Simak di sini…

Shah Rukh Khan dan Deepika Padukone dua artis kelas A yang mampu pupus dominasi klan keluarga artis di bollywood, butuh waktu lama untuk jadi artis top India dan jadi buruan produser besar bagi keduanya (dok, okezone)

  1. Sulitnya Pendatang Baru Menembus Bollywood

Tidak mudah untuk bisa menembus kerasnya Bollywood, bahkan artis yang sudah sangat terkenal di dunia televisi pun tak bisa langsung sukses di layar lebar. Sushant adalah salah satu contohnya. Besar dari layar kaca dengan berbagai serial yang laris di layar kaca. Sushant kemudian berjuang untuk melebarkan sayapnya ke Bollywood seperti yang sudah lama ia idamkan. Namun perjuangan untuk bisa menembus layar lebar tidaklah mudah. Meski kualitas aktingnya nggak perlu diragukan lagi, tetapi mendekati sutradara dan produser Bollywood bukan perkara gampang bagi Sushant. Ketika akhirnya ia mendapatkan peran, Sushant perlu waktu beberapa tahun untuk membuat dirinya diterima di tengah komunitas.

Aktris Kanggana Ranaut mampu dobrak tradisi nepotisme di bollywood, artis yang terkenal cablak ini malah nuduh Produser+sutradar terkenal Karan Johar sebagai biangnya nepotisme di India (dok, jagonews)

  1. Tak Punya Keluarga Artis , Sulit Masuk Komunitas Besar

Seperti yang sekilas disinggung sebelum ini, ketika seorang pendatang baru tidak berasal dari keluarga artis, maka ia akan sulit diterima oleh komunitas besar. Industri film India bukan hanya tentang bagaimana berakting dengan baik di depan kamera lalu mendapatkan proyek. Lebih dari itu, seseorang harus mendapatkan pengakuan bahwa ia adalah bagian dari komunitas. Komunitas di Bollywood pun beragam, sebagian terbentuk dari keluarga besar yang sama-sama bekerja di industri film. Kalau dekat dengan komunitas yang kuat, kemungkinan untuk mendapatkan proyek film sangatlah besar. Tetapi jika tidak mendekat dengan komunitas, kecil kemungkinan bakal dilirik produser ternama yang memiliki modal untuk membuat film dengan skala besar.

Karan Johar di sebut biangnya nepotisme, karena orbitkan anak artis, yakni Janhvi Kapoor -anak Sri Devi- dan Sara Ali Khan -anak Saif Ali Khan- (dok, DNA India)

  1. Bukan Keluarga Artis, Sulit Dapat Peran Utama

Menilik bagaimana seseorang artis bisa jadi bintang utama di sebuah film perdana, Bollywood memiliki standar yang sangat unik. Bisa dibilang, sebagian dari pendatang baru di era 2000-an sampai sekarang adalah keluarga dari artis-artis senior. Sebut saja Janhvi Kapoor yang baru debut tahun 2018 lalu di Bollywood. Putri produser Boney Kapoor dan Sridevi ini langsung ditangani oleh Karan Johar ketika debut lewat film DHADAK. Sridevi kemudian mendekatkan Janhvi ke Karan Johar, dan produser kenamaan ini memilihkan DHADAK sebagai proyek perdananya. Pilihan yang sempat diragukan Sridevi, tetapi kemudian sukses di pasaran meski akting Janhvi dapat kritikan pedas di sana-sini.

Salman Khan mempunyai koneksi yang sangat kuat di bollywood, musuhan dengan dia berarti karir akan mandeg bahkan bisa jadi hancur, contoh mantan pacarnya Aishwarya Rai yang redup karirnya (dok, suara.com)

  1. Industri Bollywood Didominasi Klan-Klan Besar

Tidak menutup mata, klan besar seperti keluarga Kareena Kapoor dan Salman Khan yang cukup mendominasi di Bollywood. Keluarga besar Kareena hampir semuanya bekerja di industri film dan hal ini sudah dimulai sejak dari kakek buyutnya, Prithviraj Kapoor. Menjadi aktor seolah menjadi pekerjaan turun temurun di keluarga Kareena. Sebut saja Ranbir Kapoor yang tak lain adalah sepupu dekatnya. Juga Sonam Kapoor yang merupakan anak dari Anil Kapoor, yang tak lain adalah sepupu jauh dari pihak ayah. Selain itu juga ada keluarga Salman Khan yang sudah berada di industri film sejak puluhan tahun lalu. Ayah Salman adalah penulis naskah yang kemudian menjadi produser. Kemudian hampir semua keluarga Salman bekerja di industri ini

Ranbir Kapoor, Alia Bhat dan Abisihek Bhachan adalah contoh aktris nepotisme keluarga (dok, suara.com)

  1. Klan Besar Punya ‘Kuasa’

Ketika seorang pendatang baru berasal dari keluarga-keluarga ternama ini, tidak sulit untuk langsung bekerja dengan sutradara dan produser ternama. Dan bukan rahasia lagi, jika aktor seperti Salman Khan bisa melakukan apa saja untuk meluncurkan orang yang ia sukai di Bollywood. Dekat dengan Salman artinya aman, namun jika bermasalah dengan aktor bintang DABANGG ini, bisa jadi karir seseorang akan hancur seperti yang sempat dialami oleh Vivek Oberoi, Aishwarya Rai dan penyanyi Arjit Singh. Karir Vivek yang merupakan mantan pacar Aishwarya Rai, hancur dan tenggelam sampai sekarang. Para produser takut mengajak Vivek kerjasama karena enggan bermasalah dengan Salman dan efeknya terasa hingga sekarang. Hal sama pun sempat dilakukan Salman kepada Sushant Singh Rajput kala mendiang aktor ini bermasalah dengan Sooraj Pancholi. Membela Sooraj, Salman murka dan disebut melakukan blacklist sehingga Sushant tak dapat proyek dari rumah produksinya.

Penghargaan pun dikabarkan karena nepotisme, walaupun aktingnya biasa-biasa saja (dok, google)

  1. Bukan Dari Keluarga Seleb Sulit Dapat Penghargaan

Sulit untuk mendapatkan penghargaan. Sebagian besar penghargaan diraih oleh orang yang itu-itu saja, bahkan ketika karya mereka biasa-biasa saja. Terbaru, publik mempertanyakan penghargaan yang tak didapatkan oleh Sushant dan film CHHICHHORE yang tayang tahun 2019 lalu. Film ini mendapatkan banyak pujian, bahkan aktor Akshay Kumar pun merasa iri karena tak menjadi bagian dari proyek film komedi romantis ini. Tetapi CHHICHHORE tidak mendapatkan banyak penghargaan di India. Yang banyak mendapatkan piala justru proyek lain yang menurut kritikus kualitasnya tak setara dengan film Sushant ini. Pun akting Sushant tidak mendapatkan piala di ajang bergengsi, yang kemenangannya didominasi pihak tertentu.

Pecinta film India unjuk rasa terkait nepotisme di bollywood (dok, kapanlagi.com)

  1. Protes Praktik Nepotisme Kini Menggema

Seperti yang disuarakan oleh beberapa pelaku industri berikut ini. “Ada banyak ‘orang luar’ muda di industri ini. Ingat ini – ada pendirian yang akan membuatmu merasa seperti hal besar berikutnya ketika mereka membutuhkanmu. Mereka akan menjatuhkan Anda dan mengejek Anda segera setelah kamu goyah. Jangan jatuh pada perangkap. Orang-orang yang merayakan, akan merayakan kejatuhanmu beberapa waktu kemudian. Keberhasilan dan kegagalan bersifat sementara. Kamu bukan,” tulis sutradara Hansal Mehta di Twitter. Publik pun sempat menggerakkan demo untuk meminta keadilan bagi Sushant. Banyak yang menilai bahwa kematian Sushant adalah sebuah alarm, bahwa industri Bollywood harus berubah jika ingin menjadi lebih baik. Akankan hal ini terus berlanjut?

Sumber: kapanlagi.com dan berbagai sumber

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

SPACE IKLAN

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 95
  • Page views today : 119
  • Total visitors : 503,836
  • Total page view: 1,081,371