Connect with us
Update Now

Lintas Kalsel

Kebijakan Hapuskan Denda, Akibatnya Semua Pos Penerimaan di Samsat Pelaihari Anjlok

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 112,546 kali

Pendapatan dari Samsat Pelaihari anjlok (dok, DPMPTSP)

BêBASbaru.com, TANAH LAUT  – Kebijakan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang menghapuskan denda pajak kendaraan bagi yang telat memperpanjang, membuat penerimaan daerah anjlok. Ini juga sekaligus membuka mata semua pihak, kebiasaan sengaja tidak memperpanjang PNKB-STNK sudah jadi tradisi warga kita.

Di tambah dampak ekonomi pandemi corona virus diseases (covid-19) memang luar biasa. Hampir seluruh sektor mengalami keterpurukan, baik dunia usaha mulai perusahaan besar hingga perseorangan.

Kondisi itu secara langsung menyebabkan merosotnya penerimaan negara, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Termasuk penerimaan pada subsektor pajak kendaraan bermotor (PKB), Biaya Balik Kendaraan Bermotor (BBNKB), dan pos-pos lainnya.

Data dihimpun banjarmasinpost.co.id pada Unit Pelayanan Pendapatan (UPPD) Pelaihari, Rabu (30/9/2020), penurunan paling drastis pada BBNKB hingga nyaris satu kali lipat. “Padahal ini merupakan pos pendapatan utama,” sebut Juhrani, kasi Pelayanan PKB dan BBNKB pada UPPD Pelaihari.

Sumber: di banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Semua Pos Penerimaan di Samsat Pelaihari Anjlok)

Berita ini sudah dilihat 110 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 50
  • Page views today : 53
  • Total visitors : 530,006
  • Total page view: 1,113,572