Connect with us
Update Now

Post

Kasus Wawan Bak Sinetron, Nyambung Terus Tak Ada Habisnya, Kali Ini Rano Karno Bantah Terima Rp1,5 M, Akui Sumbangan Wawan Rp7,5 M untuk Pilkada

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 440,349 kali

BERITA – Kalau ada kasus korupsi paling panjang dramanya dan perlu di kasih piala, maka kasus Wawan Chaery Wardana lah pemenangnya. Kali ini mantan Wakil Gubernur Banten Rano Karno membantah pernah menerima uang Rp1,5 miliar dari mantan pegawai PT Bali Pasific Pragama (BPP) Ferdy Prawiradireja. PT BPP merupakan perusahaan milik Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan. “Tak pernah (terima uang dari Wawan) Pak. Tak ada,” ujar Rano Karno di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (24/2). Rano menegaskan itu saat menjadi saksi dalam sidang dengan terdakwa Wawan. Awalnya, jaksa penuntut umum pada KPK bertanya soal perkenalan Rano Karno dengan Ferdy Prawiradireja. “Iya, saya mendengar orang PT BPP,” kata Rano. Kemudian, jaksa mengkonfirmasi pernyataan Ferdy yang sempat menyebut pernah memberikan uang Rp1,5 miliar kepada Rano Karno sekitar tahun 2012 atau 2013. Jaksa bertanya kebenaran hal tersebut kepada aktor pemeran Si Doel Anak Sekolahan itu. Rano hanya menyatakan pernah menerima bantuan dari Wawan sebesar Rp7,5 miliar untuk dana kampanye. Menurut Rano, Wawan mengeluarkan uang tersebut untuk menguasai suara masyarakat di Tangerang pada Pilkada 2011. Yakni saat kakak Wawan, Ratu Atut Chosiyah dan Rano Karno bertarung menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Banten. “Saya tidak tahu berapa laporannya, cuma yang saya tahu Rp7,5 miliar pak, itu ada dalam bentuk kaos, atribut, saya tahu itu sumbernya dari Pak Wawan, tapi saya enggak pernah minta ke Pak Wawan,” kata Rano. Jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Roy Riady memastikan tak akan berpatokan pada keterangan mantan Wakil Gubernur Banten Rano Karno soal dugaan penerimaan suap terkait korupsi yang menjerat Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan.

Kasus Wawan menjadi kasus terpanjang terkait korupsi (dok, realita rakyat)


KPK memastikan memiliki saksi yang memperkuat dugaan Rano menerima suap. “Itu kan hak dia. Tetapi kan kita punya saksi yang menerangkan bahwasanya pemberian (uang) itu ada ke Pak Rano Karno,” ujar Jaksa Roy usai sidang di Pengadilan Tipikor. Meski Rano Karno membantah pernah menerima Rp 1,5 miliar, Rano malah menyebut pernah mendapat bantuan Rp7,5 miliar dari Wawan. Bantuan diberikan saat kakak kandung Wawan, Ratu Atut Chosiyah dan Rano Karno maju sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Banten pada Pilkada 2011. “Kalau dari keterangan Pak Rano dan bukti kuitansi, memang pemberian itu di masa kampanye memang. Artinya ada duit dari PT BPP dari Wawan itu, kepentingannya untuk Atut dan Rano. Kan dakwaan kita seperti itu juga,” kata Roy. Sebelumnya, dalam persidangan dengan terdakwa Wawan, mantan pegawai PT Bali Pasific Pragama (BPP) Ferdy Prawiradireja tak membantah pernah menyerahkan uang kepada Rano Karno. Uang Rp1,5 miliar itu diserahkan melalui ajudan Rano Karno bernama Yadi. Menurut Ferdy penyerahan uang untuk Rano terjadi di hotel di kawasan Serang, Banten. Uang dibungkus kantong kertas diserahkan ke ajudan Rano Karno. “Iya (Rp1,5 miliar). (Uang dalam bentuk) rupiah. Satu kantong saja. Kantong apa namanya, yang ada di toko buku, kantong kertas gitu. Itu tahun 2012 atau 2013 ya, saya lupa,” ujar Ferdy di Pengadilan Tipikor, Kamis (20/2). Ferdy mengaku tidak mengetahui asal sumber uang itu. Namun ia menduga uang itu berasal dari kas kantor perusahaan milik Wawan yang berada di The East Kuningan Jakarta. “Saya enggak tahu dari mana,,” kata Ferdy. Dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan di Pemerintahan Provinsi Banten, Rano Karno disebut turut menikmati aliran suap sebesar Rp700 juta. Hal tersebut tertuang dalam dakwaan Wawan. Wawan yang juga adik dari mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah ini didakwa melakukan tindak pidana korupsi pengadaan alat kesehatan di Banten dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Sumber: Liputan6.com, merdeka.com dan berbagai sumber

Berita ini sudah dilihat 152 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA