Connect with us
Update Now

Kriminal

Kasus Pembunuhan Wanita Hamil: Pangkalnya Cekcok Istri Tua dan Muda, Anak Istri Tua Baper Akhirnya Ngamuk Pakai Parang

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 112,307 kali

Pelakunya anak tiri korban tapi masih di bawah umur yang baper dengan persoalan ibu Vs Ibu tirinya (dok, tribunnews.com)

BêBASbaru.com, KRIMINAL – Kasus pembunuhan perempuan hamil 9 bulan di Desa Banua Binjai, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan, akhirnya terungkap. Pelaku ternyata merupakan anak tiri korban dan masih di bawah umur, berusia 16 tahun. Ia menghabisi nyawa sang ibu tiri yang sedang mengandung sembilan bulan akibat dendam dan sakit hati. Ibu korban, Sainah, mengaku yakin tersangka bukan pelaku tunggal. Dibeberkannya, korban Latifah (31) atau sering dipanggil Ira sering curhat perihal rumah tangga. Kalau soal cekcok dengan istri tua, lanjutnya, bukan kali pertama. Korban curhat kalau sering dimaki istri tua. Bahkan, tak hanya sekali ada ancaman. Namun, hal itu tak digubris korban. Kemudian, sambung Saniah, suami korban datang bersama sang anak yang tidak lain tersangka pembunuhan. Mereka datang Kamis (10/9/2020). “Ira cerita suaminya datang bersama sang anak,” katanya. Datang lagi di hari selanjutnya, Jumat (11/9/2020). Korban bercerita kalau sang anak tiri datang. “Kalau kedatangan hari Kamis, cerita via telepon. Kedatangan Jumat, dia cerita via whatsapp. Saya tanya, datang dengan siapa. Rupanya anak tiri datang bersama sepupunya. Saya tanya menginapkah.

Korban Latifah, yang dibunuh anak tirinya (dok, prokal.co)

Tidak ada jawaban,” bebernya. Sebagai ibu, Sainah berharap tersangka dihukum seberat-beratnya. Apalagi, korban merupakan anak satu-satunya. “Saya punya dua anak. Pertama meninggal. Kemudian Ira meninggal. Hati saya sakit. Saya harap tersangka dihukum setimpal,” bebernya. Sebelumnya, korban ditemukan dengan kondisi mengenaskan bersimbah darah di dalam rumahnya sendiri,  Sabtu (12/9/2020) siang. Sekitar tengkuknya ada luka bekas tebasan senjata tajam dan satu jari nyaris putus. Sedangkan pelaku, ditangkap anggota Polsek Hantakan saat Selasa (15/9/2020) malam. Selanjutnya, diserahkan ke Polres HST. Ps Paur Subbag Humas Polres HST, Aipda M Husaini, Rabu (16/9/2020), membenarkan, pelaku sudah diamankan di Polres HST.  Dari hasil pemeriksaan sementara tersangka yang berinisial RS merupakan anak tiri korban mengaku sakit hati kepada korban. Berdasarkan keterangan pelaku, korban menghina ibu pelaku. “Jadi, motifnya dendam karena adanya perkataan korban,” ujar dia. Mengenai adanya tersangka lain, Husaini belum dapat memastikan karena masih dalam proses penyidikan. “Masih diperiksa,” katanya. Sementara itu, dalam beberapa hari terakhir di sosial media ramai menyebutkan jika pelaku pembunuhan lebih dari satu orang. “Itu tidak benar. Itu hanya isu. Yang benar tersangka anak dan masih di bawah umur,” bebernya.  Dari hasil pemeriksaan, barang bukti yang diamankan yakni satu lembar baju daster yang ada noda darah milik korban dan dua ponsel korban. Dari tersangka, diamankan sebilah senjata tajam panjang 42 sentimeter, dua kunci rumah korban dan satu  sepeda motor.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Remaja Bunuh Ibu Tiri di Kabupaten HST, Orangtua Korban Minta Hukuman Setimpal)

Berita ini sudah dilihat 158 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 18
  • Page views today : 18
  • Total visitors : 529,974
  • Total page view: 1,113,537