Connect with us
Update Now

Headline

Kasus LGBT yang Bikin Geger Wisma Atlet

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 437,911 kali

Pelaku sesama jenis di Wisma Atlet sudah diamankan polisi (dok, tribunnews.com)
BeBASbaru.com, INVESTIGASI – Kodam Jaya, selaku Komando Tugas Gabungan Terpadu dan Satgas PDMPK Covid-19, pelaksana operasional Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, membenarkan terjadinya tindakan asusila sesama jenis antara oknum tenaga kesehatan dengan pasien covid-19.

Kapendam Jaya Letnan Kolonel Arh Herwin BS menyebut keduanya telah ditangkap. Namun, keduanya akan menjalani tes PCR terlebih dahulu sebelum diserahkan ke pihak berwajib untuk diambil langkah hukum.

Herwin mengaku menyesalkan perbuatan kedua pelaku. Sebab, dampak dari perbuatan tersebut berisiko terhadap penularan virus corona kepada tenaga kesehatan lainnya.

Manajemen juga mengklaim akan meningkatkan standar prosedur operasional RSD Wisma Atlet dan memonitor pelaksanaan pelayanan kesehatan.

“Kami juga akan mengevaluasi proses rekrutmen relawan medis sebagai bentuk antisipasi,” imbuh Herwin, dikutip dalam keterangan resmi, Minggu (27/12).

Sebelumnya, viral kasus mesum oleh pelaku LGBT antara pasien covid-19 yang diisolasi di Wisma Atlet dengan salah satu tenaga kesehatan yang bertugas.

Kabar perihal pasien dan perawat yang melakukan kegiatan mesum sesama jenis di salah satu tower di Wisma Atlet pertama kali viral di media sosial twitter.

Hal ini diketahui dari tangkapan layar percakapan via aplikasi bertukar pesan, Whatssapp antara pasien dan perawat tersebut.

Kodam Jaya selaku Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) dan Satgas PDMPK Covid 19 akan menyerahkan dua terduga pelaku tindakan mesum atau asusila di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, ke kepolisian.

Kapendam Jaya Letkol Arh Herwin BS mengonfirmasi telah terjadi tindakan asusila antara seorang pasien Covid-19 yang diisolasi di Wisma Atlet dengan tenaga kesehatan.

“Perbuatan keduanya sungguh sangat disesalkan, mereka telah melanggar norma susila , dampak dari perbuatan mereka berisiko terhadap penularan virus kepada tenaga kesehatan lain,” ujar Herwin dalam keterangannya yang diterima CNNIndonesia.com, Sabtu (26/12).

Wisma Atlet merupakan rumah sakit darurat yang diperuntukkan bagi pasien covid-19 tanpa gejala atau dengan gejala ringan.

Dengan terus melonjaknya angka kasus covid-19, pengelola bakal menjadikan RSD Wisma Atlet Tower 8 dan 9 yang berlokasi di Pademangan, Jakarta Utara, sebagai tempat isolasi mandiri bagi pasien terpapar covid-19 dengan status tanpa gejala.

Upaya itu dilakukan usai empat tower yang berada di RSD Wisma Atlet, yakni Tower 4,5,6, dan 7 resmi ditetapkan hanya untuk melayani pasien covid-19 dengan gejala ringan dan sedang sejak Sabtu (19/12) lalu.

Sumber: CNN Indonesia.com dan berbagai sumber

Berita ini sudah dilihat 521 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA