Connect with us
Update Now

Lintas Kalsel

Kasus Jembatan Timbang Tabalong, Kasi Pidsus Sebut Akan Ada Tersangka Baru

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 228,991 kali

Kasi Pidsus Kejari Tabalong, Jhonson Evendie Tambunan (dok, koran kontras)

BêBASbaru.com, TABALONG – Setelah menahan tersangka R (45), ASN Tabalong dalam kasus mark up pembelian lahan Jembatan Timbang milik Dishub Kabupaten Tabalong beberapa hari yang lalu, yang di duga merugikan negara Rp1,9 Milyar.

Kejaksaan Negeri Tabalong mengungkapkan, pihaknya dalam waktu dekat akan kembali menahan tersangka baru dari kasus yang cukup menyita perhatian di Bumi Sarabakawa ini.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Tabalong, Jhonson Evendi Tambunan, mengatakan, kemungkinan masih akan ada penambahan tersangka baru sebab pihaknya juga telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) susulan dari pihak kepolisian.

“SPDP susulan yang dikirimkan kepada kami untuk mencari tersangka baru yang terlibat pada perkara ini,” tambahnya.

Lebih lanjut, Jhonson mengatakan, tersangka R akan diterapkan pasal 2 dan 3 UU Tipikor sesuai yang ada dalam berkas perkara dengan ancaman lebih dari 5 tahun penjara.

Dan hingga dilakukan penahanan terhadap tersangka, belum ada satu rupiah pun dikembalikan tersangka kepada negara.

“Dari Rp 1,9 Miliar kerugian negara hingga kini masih belum ada satu rupiah pun uang yang dikembalikan ke kas negara,” ungkap Jhonson.

Sebagaimana diketahui, kasus ini bermula saat Dishub Tabalong menganggarkan pembelian lahan yang rencananya diperuntukan sebagai sarana Jembatan Timbang di APBB Induk Tabalong T-A 2017 sebesar Rp2,9 Milyar. Namun dalam perjalanannya, di APBD-P justru membengkak jadi Rp5,2 Milyar.

Setelah di selidiki, ternyata ada kelebihan pembelian sebesar Rp1,9 Milyar, hal ini diketahui karena dari buku rekening pemilik lahan, terdapat selisih angka tersebut. Dari sinilah akhirnya pihak Polres Tabalong melakukan penyidikan terkait dugaan mark up pembelian lahan tersebut.

Sementara itu, beredar di warga rilis nama-nama tertentu penerima dugaan suap pembelian lahan ini, namun pihak kepolisian dan kejaksaan masih belum mengumumkan, apakah nama-nama tersebut hanya hoaks ataukah benar menerima duit suap tersebut. “Tunggu perkembangan selanjutnya, kami masih terus mengumpulkan bukti,” ungkap seorang sumber di Polres Tabalong.

Sumber: bebasbaru.com, klikkalsel.com dan berbagai sumber

Berita ini sudah dilihat 503 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 100
  • Page views today : 109
  • Total visitors : 545,299
  • Total page view: 1,130,424