Connect with us
Update Now

Headline

Kapolri Copot 2 Kapolda, Imbas dari Kedatangan dan Nikahan Anak IB (FPI) HRS

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 254,045 kali

Kapolda Metro Jaya dan Jawab Barat, Irjen Nana dan Irjen Rudy Sufahadi kini di pecat (dok, tribunnews)
BeBASbaru.com, INVESTIGASI – Kedatangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Riziek Shihab (HRS) ternyata berimbas bagi pejabat di kepolisian. Dianggap lalai dan lakukan pembiaran massa yang berjubel saat menjemput di Bandara Soetta dan acara Maulid di Petamburan Jakarta atau kediaman HRS, dua Kapolda dipecat dari jabatannya.
Mahfud Md | Tiga Kali Seruan Mahfud MD untuk Peringatkan Aparat Keamanan - Protokol Kesehatan
Kahumas Polri Irjen Argo Yuwono umumkan pencopotan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sujana dan Kapolda Jabar Rudy Sufahadi dari jabatannya oleh Kapolri. (dok, kompas)

 

Kapolri Jenderal Idham Azis mencopot Inspektur Jenderal Nana Sudjana dari jabatan Kapolda Metro Jaya, dan Inspektur Jenderal Rudy Sufahradi dari jabatan Kapolda Jawa Barat.

Keduanya dicopot lantaran tak menegakkan protokol kesehatan. Pencopotan itu berdasarkan surat telegram Nomor ST3222/XI/Kep/2020 tanggal 16 November 2020.

“Ada dua Kapolda yang tidak melaksanakan perintah dalam menegakkan protokol kesehatan, maka diberikan sanksi berupa pencopotan yaitu Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat,” kata Kepala Divisi Humas Polda Metro Jaya Irjen Argo Yuwono kepada wartawan, Senin (16/11).

Kemudian, Asisten Logistik Kapolri Irjen Ahmad Dofiri ditunjuk menggantikan Rudy sebagai Kapolda Jabar. Sementara Rudy menjadi widyaiswara tingkat 1 Lemdiklat Polri.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menjanjikan akan ada tindakan tegas bagi aparat yang membiarkan pelanggaran protokol kesehatan pencegahan Covid-19, termasuk kerumunan massa di tengah pandemi.

“Kepada aparat keamanan, kepada aparat keamanan, kepada aparat keamanan Pemerintah minta tidak ragu dan bertindak tegas dalam memastikan protokol kesehatan dapat dilakukan dengan baik,” ujar Mahfud dalam keterangan pers di Kemenko Polhukam yang disiarkan secara daring, Senin (16/11).

“Pemerintah juga akan memberikan sanksi kepada aparat yang tidak bertindak tegas dalam memastikan terlaksananya protokol kesehatan Covid-19,” imbuhnya yang dalam kesempatan itu terlihat didampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono.

sumber: CNN Indonesia.com dan berbagai sumber

 

Berita ini sudah dilihat 333 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 114
  • Page views today : 148
  • Total visitors : 547,589
  • Total page view: 1,133,015