Connect with us
Update Now

Lintas Kalsel

‘Kalarangan Jujuran’ Khairil Stress Lalu Akhiri Hidup dengan Cara Gantung Diri

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 113,079 kali

Khairil Rozikin diduga stress soal mahar kawin, lalu gantung diri di pondok kebun karet (dok, tribunnews.com)

BêBASbaru.com, TANAH LAUT – Tragisnya akhir hidup Khairil Rozikin (28) dengan cara gantung diri di pondok kebun kartnya di Desa Tebingsiring, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), menyisakan kesedihan mendalam pihak keluarga. Apalagi selama ini tak ada permasalahan apa pun antara lajang berkulit sawo matang itu dengan keluarga. “Saya sudah tanyai ibunya, juga saudaranya, tak ada masalah apa-apa sebelumnya,” ucap Yoyok Wardoyo, kepala Dusun IV Desa Tebingsiring, Jumat (4/9/2020). Karena itu, lanjutnya, pihak keluarga teramat terkejut dengan tindakan yang ditempuh Khairil yang memilih gantung diri untuk mengakhiri hidup. Pagi tadi pukul 7.30 Wita seorang warga (Supri, security PT KJW) melihat tubuh lajang itu berdiri di pondok dengan leher terikat selembar selendang. Berdasar keterangan yang dihimpun petugas kepolisian dari sejumlah saksi, gantung diri tersebut ditengarai ada kaitannya dengan permasalahan hati (asmara). “Korban nekat gantung diri diduga ada memiliki permasalahan dengan kekasihnya terkait biaya untuk melangsungkan pernikahan sebesar Rp 30 juta,” papar Kapolres Tala AKBP Cuncun Kurniadi melalui Kapolsek Pelaihari Ipda May Felly Manurung. Dugaan permasalahan tersebut, lanjut Felly, sesuai penuturan saksi dari pihak keluarga. “Ihwal biaya pernikahan itu disampaikan oleh Safwan, paklik korban,” sebutnya. Diperkirakan biaya tersebut terlampau berat bagi korban sehingga menjadi beban pikiran. Apalagi pekerjaan lajang ini hanya penyadap karet yang hasilnya tak seberapa. “Hal itu yang dimungkinkan korban menjadi kalut dan akhirnya nekat gantung diri,” sebut Felly. Mengenai hal itu, Kasun 1V Yoyok pun mengaku mendengarnya dari pihak keluarga. “Memang dengar-dengar ada masalah untuk rencana pernikahan. Semacam jujuran lah yang mungkin berat bagi alharmum untuk mencarikan uangnya,” tandasnya. Pada Jumat dinihari sekitar pukul 03.00 Wita, Khairil bertolak ke kebun karetnya di wilayah RT 15 RW 4 untuk menyadap getah karet. Ia membawa senter ikat kepala. Saat pagi ia ditemukan warga telah gantung diri di pondoknya.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Lajang Tebingsiring Pilih Gantung Diri Akhiri Hidup, Diduga Terkait Jujuran Rp 30 Juta)

Berita ini sudah dilihat 83 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 102
  • Page views today : 111
  • Total visitors : 530,058
  • Total page view: 1,113,630