Connect with us
Update Now

Balangan

Kadinkes Imbau Waspada Anomali Cuaca

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 245,943 kali

Paringin- Kondisi alam yang tak tentu sekarang ini, berisiko terhadap timbulnya bibit penyakit. untuk itu kepada masyarakat Balangan dihimbau untuk lebih menjaga kebersihan lingkungan sebagai bentuk kewaspadaan terhadap pencegahan penyakit dampak kondisi alam sekarang ini. Himbauan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, Haji Akhmad Nasa’i saat ditemui diruang kerjanya hari ini tadi, Kamis (5/7/2018), di Paringin. Disampaikannya, kondisi cuaca yang tak menentu di Kabupaten Balangan sekarang ini apabila tidak ditanggapi dengan menjaga lingkungan bersih, merupakan kondisi yang ideal bagi perkembangan nyamuk Aedes aegypti penular penyakit Demam Berdarah. “Kasus demam Berdarah sampai dengan bulan Juli 2018 ini, tercatat ada 16 kasus yang tersebar di wilayah kerja Puskesmas yang ada di Kabupaten Balangan. Untuk kasus terakhir terjadi bulan Mei kemaren di wilayah kerja Puskesmas Tanah Habang,” Ungkapnya. Ditambahkannya, Untuk kejadian demam berdarah tahun 2017 kemaren, ada 44 Kasus menulari masyarakat Balangan. kejadian tertinggi terjadi di wilayah kerja Paringin Selatan sebanyak 18 kasus, dan wilayah kerja Puskesmas Paringin 10 kasus. “Alhamdulillah, atas kejadian tersebut, tidak ada penderita Demam Berdarah yang meninggal. Namun dengan kejadian tersebut, dapat disimpulkan bahwa dalam 100.000 penduduk Kabupaten Balangan setidaknya ada 34,5 orang terkena DBD,” ujarnya. Disampaikan Kepala Dinas apabila berkaca pada kejadian-kejadian demam berdarah di Kabupaten Balangan dari tahun ke tahun kejadiannya terus menurun, hal ini membuktikan bahwa kesadaran masyarakat untuk mencegah timbulnya penyakit yang dapat menyebabkan kematian ini semakin meningkat. “Namun, capaian ini harus terus kita tingkatkan lagi, karena sebagai negara tropis, tidak saja pertumbuhan hewan dan tumbuhan saja yang berkembang biak namun juga perkembangan penyakit yang dibawa oleh vektor seperti halnya demam berdarah ini mudah pula perkembangannya,” terangnya. Dengan menyadari ini semua, Kepala Dinas sangat menekankan kepada masyarakat di Kabupaten Balangan untuk terus meningkatkan kewaspadaan masyarakat untuk mencegah kejadian demam berdarah sangat diperlukan, terutama dengan menjaga kebersihan lingkungan, dan peningkatan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan 3M plus yang terdiri dari menguras atau membersihkan dan menutup penampungan air, memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi menjadi tempat perkembangbiakan biakan nyamuk. Abatesasi baik cair atau bubuk pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan, menggunakan obat nyamuk, menggunakan kelambu saat tidur, memelihara ikan pemakan jentik nyamuk, menanam tanaman pengusir nyamuk, mengatur cahaya dan ventilasi rumah, serta menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa mencegah tempat istirahat nyamuk terbukti mampu mencegah kejadian penyakit ini. “Sekali lagi, dengan tindakan 3M plus ini, telah mampu menjadikan penurunan kasus demam berdarah ditempat kami selama ini. jadi kepada seluruh masyarakat Balangan, untuk kembali menggalakan kegiatan ini sebagai bentuk kewaspadaan sehingga tidak sampai kejadian penyakit demam berdarah berulang, ataupun bertambah lagi,” pungkasnya.
Sumber: Humas Balangan (*rie*)

Berita ini sudah dilihat 96 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 274
  • Page views today : 317
  • Total visitors : 546,987
  • Total page view: 1,132,329