Connect with us
Update Now

Banjarmasin

Jeritan Warga Terkait Kelangkaan LPG 3 Kg, Pemprov Kalsel Cek Distribusi ke Pangkalan

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 128,576 kali

Warga berbaris antre LPG 3kg (dok, tribunnews.com)

BêBASbaru.com, BANJARMASIN – Menyikapi kelangkaan LPG 3 kg, Pemerintah Provini Kalimantan Selatan melakukan pertemuan, Rabu (16/9/2020).  Dipimpin Plh Sekda, Roy Rizali Anwar, pertemuan melibatkan Kepala Dinas ESDM Kelik Isharwato, Kepala Biro Ekonomi Ina Yuliana, Kadis Perdagangan Birhasani, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Zukifli dan yang terkait lainnya. Dalam pertemuan disebutkan bahwa Pemprov Kalsel sudah komunikasi dengan Pertamina, bahkan di daerah sudah ada yang melakukan operasi pasar guna mengatasi LPG 3 kg. “Barangnya susah dicari. Kalau ada pun, harganya mahal. Informasi yang didapat dari rapat dengan Pertamina,  distribusinya melebihi yang biasa,” kata Roy Rizali Anwar. Bahkan, kata lelaki yang juga Kadis PUPR Kalsel ini, kuota bulan ini informasinya dari Pertamina akan ditambah 3,5 persen dari kuota biasanya. Menurut Roy, fenomena kelangkaan hingga harga naiknya LPG 3 kg ini juga ada dampak dari pandemi Covid-19. “Perlu kita ingat adalah dampak Covid-19 berakibat ada penambahan masyarakat miskin yang berhak memperoleh, ” tandas Roy Rizali Anwar. Tetapi, sambung Roy–sapaanya–akan coba pastikan lagi bahwa penerima manfaat dari LPG 3 kg ini benar-benar yang berhak masyarakat miskin kemudian juga terdistribusi kepada UMKM yang benar memerlukan. “Kami pastikan juga evaluasi data-data terkait kuota yang disampaikan atau distribusi yang disampaikan ke pangkalan sudah sesuai dengan jumlah yang diperlukan. Apakah mungkin ada kekurangan di pangkalan, sedangkan di pangkalan lain malah lebih,” sebut Roy. Jika nanti memang perlu diperbaiki secara tata cara distribusinya, maka kemudian pemprov dan Pertamina akan melakukan perbaikan tata cara. “Sebenarnya sudah dua kali rapat dengan Pertamina. Mereka menginformasikan bahwa kuota yang disampaikan itu lebih dari yang biasanya,” urainya. Karena itu, pihaknya kini selain meminta kepastian kepada Pertamina ada perbaikan data penerima akibat Covid-19 tadi, kemudian juga memetakan pola distribusi mana yang tidak berhak dan mana yang prioritas untuk dapat LPG 3 kg ini. Sementara itu, Riswan, warga Guntung Manggis, Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, mengaku kesulitan mendapatkan LPG 3 kg. Sudah tanya di kios-kios, penjual menyebutkan kosong. Riswan pun tak patah semangat mencari ke penjual hingga 10 kilometer baru dapat. “Itu pun saya, menemukan yang jual tapi dengan harga mahal. Saya dapat beli harga Rp 40.000,” tandasnya. Meski dia tahu bahwa itu sudah sangat melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) apa boleh buat. “Dari pada saya tidak bisa masak di rumah. Jadi saya beli saja meski harga Rp 40.000 itu,” tandasnya.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Kelangkaan LPG 3 Kg, Pemprov Kalsel Akan Pastikan Distribusi ke Pangkalan)

Berita ini sudah dilihat 93 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 253
  • Page views today : 283
  • Total visitors : 532,260
  • Total page view: 1,116,119