Connect with us
Update Now

Banjarmasin

Jeritan Hati  Pengrajin Tusuk Sate, Harga Hanya Rp10 ribu/ikat Besar Lakunya Seminggu Lebih

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 113,130 kali

Nenek Suwarnah (81) kini merana, hasil olahan tusuk sate nya sulit laku, padahal sangat murah harganya (dok, banjarmasinpost.co.id)

BêBASbaru.com, BANJARMASIN – Bagi yang biasa berbelanja ke pasar, biasakan jangan suka menawar terlalu murah ke pedagang kecil, kalaupun punya kelebihan rejeki, usahakan lebihkan harga yang di bayar, anggap ini sedekah. Salah satunya pedagang pengrajin tusuk sate ini, kerjaan nya lumayan berat, tapi harganya lebih mahal sebungkus rokok. Itupun lakunya lama, bisa seminggu baru ada yang membeli. Tidak dipungkiri di jaman serba canggih seperti sekarang, sebagian besar pekerjaan lebih mudah dilakukan dengan bantuan alat atau mesin. Selain lebih mudah dan cepat, ternyata keberadaan alat canggih memiliki dampak tersediri bagi para pengrajin. Seperti yang dialami oleh Suwarnah (81), seorang pengrajin bilah tusuk sate dari daun nipah di Banjarmasin. Ia mengaku kini hasil kerajinannya tersebut sudah kalah bersaing dengan bilah tusuk sate yang beredar di pasaran. Biasanya bilah tusuk sate Suwarnah bisa laku 1.000 bilah perhari, namun sekarang jumlah tersebut hanya bisa laku dalam kurun waktu satu minggu. “Dulu setiap hari bisa laku satu ikat besar, tapi sekarang bisa satu minggu baru laku. Di pasar kan sekarang banyak tusuk satu dalam kemasan, banyak langganan yang pilih itu,” katanya. Senin (21/09/2020). Padahal bilah tusuk sate milik Suwarna terbilang murah, hanya Rp 10 rupiah perbilah, dengan ukuran panjang sekira satu meter. “Satu ikat besar ini Rp 10 ribu, bisa buat tusuk sate dan tusuk pentol,” ucap Suwarnah. Daun nipah tersebut di peroleh Suwarnah dari sisa pengrajin bungkus ketupat, yang jaraknya tak jauh dari rumahnya. “Daun nipahnya dipakai bikin ketupat, jadi bilahnya bisa diolah tusuk sate,” ungkapnya. Meski kerajinannya tersebut jauh dari kata laku, namun Suwarnah tetap mengerjakannya. bukan karena suka, tetapi menurutnya hanya itulah satu-satunya kegiatan yang bisa Ia lakukan.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Kalah Bersaing dengan Produk Pabrik, Pengrajin di Banjarmasin Ini Tetap Geluti Kerajinan Tusuk Sate)

Berita ini sudah dilihat 102 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 108
  • Page views today : 117
  • Total visitors : 530,064
  • Total page view: 1,113,636