Connect with us
Update Now

Headline

Jelang Pilkada Serentak Positif Korona di Indonesia Malah Meroket!

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 456,334 kali

Tenaga medis di Wisma Atlet kini mulai kewalahan dengan meningkatnya pasien positif korona (dok, detik.news.com)

BêBASbaru.com, NASIONAL – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meminta Satgas Penanganan Covid-19 menyiagakan petugas medis saat hari pemungutan suara Pilkada Serentak 2020. Usulan ini ia sampaikan usai kasus tambahan harian infeksi virus corona di Indonesia tembus 8 ribu per Kamis (3/12).

Anggota Bawaslu, Fritz Edward Siregar mengatakan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 pada Pilkada bukan hanya tugas Bawaslu melainkan juga perlu bantuan Satgas Penanganan Covid-19.

“Satgas Covid juga memantau TPS (Tempat Pemungutan Suara), kemudian bantuan kesehatan kalau bisa stand by di TPS, juga di berbagai titik-titik orang kumpul,” kata Fritz saat dihubungi CNNIndonesia.com.

Fritz juga berharap aparat penegak hukum lebih tegas dalam menindak pelanggar protokol kesehatan jelang pemungutan suara. Ia pun meminta masyarakat juga ikut mengawasi serta wajib menerapkan protokol kesehatan pada Pilkada.

Dia menyampaikan, kelanjutan Pilkada merupakan keputusan bersama. Sehingga semua pihak punya tanggung jawab untuk menyukseskan Pilkada dengan tertib protokol kesehatan. “Kami mengajak kawan-kawan semua masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan bersama,” ucap Fritz.

Sebelumnya, jumlah kasus positif pandemi Covid-19 di Indonesia tak kunjung melandai. Pada Kamis (3/12), angka kasus baru harian infeksi virus corona mencapai 8.369 orang. Pada saat yang sama, gelaran akbar Pilkada Serentak 2020 telah di depan mata. Pada 9 Desember, 100.359.152 orang di 309 kabupaten/kota akan ikut memberikan hak suara di TPS.

Sumber: CNNIndonesia.com dan berbagai sumber (dengan judul: Kasus Meroket, Bawaslu Minta Satgas Siagakan Petugas di TPS)

Berita ini sudah dilihat 294 kali