Connect with us
Update Now

Sahibar Banua

Jalur Parpol Rumit, Andin-Guru Oton Akhirnya Serahkan 48.000 Syarat Dukungan KTP ke KPU Banjar

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 468,157 kali

POLITIK BANUA – Walaupun sudah melamar hampir ke semua parpol yang memperoleh kursi di DPRD Kabupaten Banjar, namun karena belum ada jawaban serta ‘rumitnya’ dapat rekom, pasangan Andin Sofyanoor dan KH Syarif Bustomi -Guru Oton- akhirnya memilih jalur Independen. Bawa rombongan alim ulama, pasangan Andin – Guru Oton menyerahkan dokumen syarat dukungan bakal pasangan calon perseorangan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banjar tahun 2020 ke KPU Banjar, Rabu (19/2/2020). “Ulun mewakili calon dari perseorangan, mengucapkan terimakasih kepada kawan-kawan dari KPU dan komisioner. Kami adalah yang pertama datang ke KPU Banjar dan kami jualah yang pertama memberi sambutan sekaligus mendaftarkan diri, kami hari ini banyak membawa rombongan kebetulan banyak guru dan alim ulama,” kata Andin. Menurut Andin, dirinya ke sini membawa berkas dan ingin beraprtisipasi yang mana diberikan hak untuk turun serta mendaftar ke KPU sebagai calon perorangan. “Harapan besar kami sebagai peserta Pilkada, kita semua diperlakukan yang sama, baik kepada semua yang mendaftar ke sini, nanti,” katanya. Tambah Andin, karena hari ini diberikan batasan minimum harus menyerahkan berkas sebanyak 35.257 berkas. Maka atas dasar pertimbangan agar KPU tidak terlalu ribet dalam menghitung pihaknya menyerahkan sedikit lebih sebanyak dukungan sebanyak 48.000 yang tersebar di 20 kecamatan se Kabupaten Banjar. “Kalau ditanya seberapa sebaran berkas dukungan yang kita serahkan pada hari ini, Alhamdulilah akhirnya dukungan itu datang tidak hanya dari 11 kecamatan, namun 20 kecamatan dan hampir di 270 desa se Kabupaten Banjar sudah ada memberikan dukungan kepada kami,” pungkasnya. Sementara itu, Ketua KPU Banjar Muhaimi mengatakan, adapun sesuai dengan persyaratan di masa penyerahan calon perorangan, mekanismenya ada 3 formulir penting yang harus diserahkan bakal calon Bupati-Wakil Bupati, seperti surat pernyataan dukungan, hingga tabel daftar nama pendukung yang ditandatangani bakal pasangan calon hingga tingkat desa, dan rekapitulasi jumlah dukungan untuk mengetahui berapa sebarannya. “Minimal dukungan itu harus 35.237 atau 8,5persen dari DPT terakhir, dukungan yang disertai dengan foto copy KTP dan tandatangan serta minimal tersebar di 11 kecamatan, initinya hari ini kita akan memeriksa 3 formulir tersebut yang mana dibantu dengan Bawaslu Banjar juga, kita akan lihat jumlah dukungan itu apakah memenuhi syarat,” kata Muhaimin. Ditambahkan Muhaimin, apabila ada ketidak sesuaian di berkas yang diserahkan oleh bakal calon pasangan perseorangan ini, bisa di betulkan hingga tanggal 19 hingga 26 Februari 2020 mendatang. “Jika di tanggal 19 hingga 26 Februari itu ada perlu perbaikan berkas, maka tim teknis akan mengembalikan syarat-syarat tadi untuk diperbaiki, ” pungkasnya.
Sumber: kanalkalimantan.com dan berbagai sumber

Berita ini sudah dilihat 216 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.