Connect with us
Update Now

Barito Kuala

Jadi Korban TikTok Hingga di Nonjobkan dari Kerja, Pemilik Fake @ariyatispij Lapor Polisi

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 424,655 kali

Ilustrasi, main tik tok kini sudah bukan lagi hanya buat alay, tapi bisa jadi konten apa saja, termasuk memojokan seseorang dan juga institusi (dok, repelitaonline)

BêBASbaru.com, BARITO KUALA – Sempat viral di TikTok, Twitter, group-group WhatsApps dan Instagram, postingan TikTok yang terkesan menyudutkan beberapa Institusi pendidikan di Kalimantan Selatan dilaporkan ke Polres Barito Kuala (Batola).

Adalah Ariyati, sebagai korban yang disamarkan melalui akun palsu @ariyatispij. Ia merasa dirugikan dengan sebaran konten yang dinilai berisi pencemaran nama baik dan ujaran kebencian tersebut. Dari penuturannya, ia memang ada membuat video serupa melalui akun TikTok yang ia kelola. Namun tidak mengemasnya dengan pesan-pesan yang menyudutkan institusi atau kampus seperti yang ada di akun palsu tersebut.

“Nampaknya video itu didownload kemudian diedit dan diposting ulang melalui akun baru yang menyerupai akun milik saya, @Ryatiee_,” beber Ariyati, Senin (23/11/2020). Ia pun menambahkan, dari akun TikTok palsu tersebut tidak hanya satu video, tapi terdapat beberapa video miliknya yang sudah diedit dan diupload ulang.

Dari beberapa postingan itu terdapat satu video yang diposting ulang oleh akun Instagram yang memiliki banyak pengikut. sehingga viral dan memicu banyak komentar buruk dan menyudutkan pemilik akun. “Awalnya saya sendiri mendapat info tersebut dari WA kawan, ia juga mengirimkan beberapa foto hasil tangkapan layar sebagai bukti,” ucapnya.

Ia juga mengaku dihubungi beberapa pihak, baik perorangan maupun pihak yang mengatasnamakan BEM untuk membuat video klarifikasi. Tidak gegabah, Ariyati pun mengonsultasikan terlebih dulu, hingga melakukan pelaporan di hari yang sama ke Polres Batola untuk penyelidikan.

Adapun akun palsu yang digunakan oknum tidak bertanggung jawab tersebut telah dihapus dan tidak dapat diakses lagi. Ariyati pun telah memenuhi panggilan pihak kepolisian Polres Batola untuk dimintai keterangan terkait pelanggaran ITE yang mengatasnamakan dirinya, Senin Kemarin.

Akibat kejadian ini, sementara waktu Ariyati diskorsing dari pihak yang mempekerjakannya hingga waktu yang tidak ditentukan dan mendapat kejelasan dari perkembangan kasus ini. “Harapan saya, proses penyelidikan berjalan lancar dan pelaku dapat diamankan, karena telah merugikan banyak pihak,” pungkasnya.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Merasa Dirugikan, Korban TikTok Fake @ariyatispij Lapor Polres Batola Kalsel)

Berita ini sudah dilihat 208 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA