Connect with us
Update Now

Politik

Instruksi Mendagri Tito Pilkada yang Ngabisin Puluhan T dan Rawan Korona Boleh, Pilkades di Kalsel Tunda Semua!

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 106,692 kali

Suasana pencabutan nomor urut untuk Pilkades di Tanahbumbu tahun lalu, kini Pilkades di tunda demi Pilkada (dok, tribunnews.com)

BêBASbaru.com, POLITIK – Setelah dilakukan rapat dengar pendapat di Komisi 2 DPR RI bersama Menteri Dalam Negeri, disepakati bahwa ribuan desa di Indonesia ditunda pelaksanaan Pemilu Kepala Desa (Pilkades) secara serentak.

Sementara itu, tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), tetap dilanjutkan di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kalsel, Zulkifli, saat dikonfirmasi mengaku sudah menerima Surat Edaran (SE) Mendagri terkait imbauan penundaan pilkades serentak.

“Setelah ada SE itu, semua kabupaten di Kalsel yang harusnya menggelar pilkades serentak tahun ini, sepakat untuk menundanya,” katanya.

Dia mengungkapkan, penundaan pelaksanaan pilkades sempat ditolak oleh sejumlah masyarakat. Namun, kabupaten tetap konsisten untuk menundanya.

“Di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, masyarakat bahkan sempat melakukan demo, minta pilkades dilanjutkan. Tapi pemkab memilih tetap menundanya demi meminimalisasi penularan Covid-19,” imbuhnya.

Karena tidak ada pilkades, Zulkipli menyampaikan, posisi kepala desa yang periodenya sudah habis untuk sementara diisi oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dari kecamatan. “ASN yang mengisi, ditunjuk langsung oleh bupati,” ujar Kepala Dinas PMD Kalsel ini.

Lanjutnya, ASN dari kecamatan dipilih lantaran lebih paham bagaimana kondisi desa binaan mereka. “Kalau ASN dari pemkab, tidak terlalu mengerti bagaimana kondisi di desa,” ujarnya.

Masih dijelaskan Zukifli, bahwa sebenarnya kebijakan ini sudah lama, melalui surat Mendagri tertanggal 24 Maret 2020. “Hal ini mengemuka lagi karena ada desakan penundaan pilkada. Jadi, semua pilkades serentak yang berproses di Kalsel, sudah ditunda oleh bupati,” katanya.

Kabid Pemerintahan pada Dinas PMD Kalsel, Syaifullah. menambahkan, desa yang pilkadesnya ditunda ada ratusan. “Ada empat kabupaten yang harusnya melaksanakan pilkades serentak, yakni Banjar, Hulu Sungai Tengah atau HST, Balangan dan Kotabaru. Untuk di Kabupaten Banjar yang ditunda sebanyak 140 desa, Kabupaten HST di 150 desa dan Kabupaten Balangan 19 desa. Kalau Kabupaten Kotabaru, datanya belum kami terima,” urainya.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Instruksi Mendagri, Ratusan Desa di Kalsel Tunda Pilkades Serentak)

Berita ini sudah dilihat 82 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 83
  • Page views today : 89
  • Total visitors : 529,122
  • Total page view: 1,112,603