Connect with us
Update Now

Banjarmasin

Impian Kereta Api Trans Kalsel Sulit Terwujud dan Hanya Mimpi Di Siang Bolong!

Diterbitkan

pada

Impian warga Kalsel miliki KA agaknya hanya impian saja (dok, tribunnews)

BêBASbaru.com, BANJARMASIN – Pembangunan rel kereta api di Kalsel masih maju-mundur. Belum ada tanda-tanda kapan teralisasi. Pemerintah masih berkutat dengan urusan mencari investor.  Maklum, proyek pembangunan rel kereta api di Kalsel memakan anggaran tak sedikit. Nilainya mencapai Rp24 miliar. “Saat ini masih ditawarkan ke pihak swasta. Menggunakan APBD Kalsel tak mencukupi,” terang Kepala Dinas Perhubungan Kalsel, Rusdiansyah kemarin. Pemprov terangnya, sudah juga meminta bantuan dengan pemerintah pusat. Namun, sampai saat ini juga belum ada kepastian. Pemerintah pusat meminta menawarkan proyek ini kepada pihak swasta. Lagi-lagi tak ada yang berminat. Rusdi mengatakan, pihak swasta juga menghitung apa yang mereka dapatkan jika berinvestasi. Maklum jika hanya mengangkut orang, keuntungannya tak besar. Berbeda ketika kereta api nanti juga mengangkut yang lain. Seperti hasil bumi. Dalam waktu dekat, dia pesimis mendapat investor di tengah pandemi Covid-19 sekarang. Pasalnya, pihak swasta juga tengah terpukul dari segi ekonomi. “Semua kajian sudah tuntas. Tinggal investornya saja lagi,” sebut Rusdi. Untuk diketahui, rel kereta api di Kalsel rencananya sepanjang 213 Km yang menghubungkan 13 kabupaten dan kota. Adanya kereta api di Kalsel sendiri menjadi keinginan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor. Dia menjanjikan, kereta api tersebut akan terealisasi. Sahbirin sendiri kerap menyanyikan lagu Kereta Malam disetiap kesempatan. Tanda dia sangat menginginkan kereta api di Banua. Presiden Jokowi, saat Pilpres lalu berkampanye di Stadion 17 Mei Banjarmasin sempat membuka asa. Dia kala itu menjanjikan akan merespons keinginan warga Kalsel yang ingin adanya kereta api di Kalsel. “Secepatnya kita akan lakukan cek lapangan dan segera, kalau memungkinkan akan dikerjakan,” janji Jokowi kala itu. Terpisah, Kepala Bappeda Kalsel, Nurul Fajar Desira menegaskan, mewujudkan moda transportasi ini masih on the track. “Kajian sudah selesai. Tinggal menunggu investor. Pemerintah pusat juga meminta demikian karena biayanya cukup besar,” kata Fajar kemarin. (mof/ran/ema)

Sumber: kalsel.prokal.co dan berbagai sumber

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

SPACE IKLAN

space_iklan_sidebar

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 11
  • Page views today : 13
  • Total visitors : 498,623
  • Total page view: 1,074,913