Connect with us
Update Now

Uncategorized

Imbas Virus Corona Ekonomi China dan Singapura Mulai Hancur Bagian 1: Akibat Wabah Virus Corona, Banyak Usaha Terancam Bangkrut

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 407,029 kali

INVESTIGASI – Korban tewas virus corona kini sudahmenyentuh angka 1. 700 orang dan kabarnya terus bertambah dari hari ke hari. Akibatnya, banyak yang ketakutan setengah mati bila bepergian ke Cina Ironisnya kini bahkan mungkin Orang Cina dianggap bak ‘zombie’ yakni manusia setengah setan yang digambarkan film-filma khayalan hollywood, yang harus dihindari dimanapun berada. Merebaknya wabah virus corona sangat menghebohkan dunia di awal tahun ini. Dampaknya sangat luar biasa di China, sebagai wilayah pertama ditemukannya virus corona. Selain berdampak luas terhadap ekonominya, banyak juga negara lain terimbas, seperti Singapura yang bahkan kini terancam resesi ekonomi parah. Indonesia juga harus merasakan dampaknya, seperti turunnya angka pariwisata dan penerbangan ke China harus disetop sementara. Di China sendiri, dampaknya lebih parah. Banyak dari perusahaan kecil di China mencemaskan kondisi keuangan yang diakibatkan virus tersebut. Sebab, perusahaan dan usaha kecil menengah harus menutup lumbung uang mereka. Dikutip pada laman CNN Bussines, menurut China International Capital Group mengutip survei yang dilakukan oleh akademisi dari Universitas Tsinghua dan Universitas Peking yang dilakukan pada 163 perusahaan dari semua ukuran di China, bahwa pada minggu ini, masih kurang dari setengah perusahaan sudah dapat kembali bekerja. Namun, yang lebih mengkhawatirkan bagi perusahaan di China yaitu sepertiga dari sekitar 1.000 perusahaan kecil dan menengah hanya bisa bertahan selama sebulan ke depan dengan uang tunai yang dimiliki. Hal itu membahayakan perekonomian China karena sekitar 30 juta usaha kecil dan menengah menyumbang lebih dari 60 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) China. Pajak yang dibayarkan perusahaan kecil dan menengah juga mencakup lebih dari setengah pendapatan pemerintah, dan mereka mempekerjakan lebih dari 80 persen pekerja China. Direktur Atlantis Research Institute yang berbasis di provinsi Shadong, Zhao Jian mengatakan jika wabah corona tidak segera berakhir, pengangguran akan tercipta pasca banyak perusahaan yang tutup sementara. “Virus Corona dapat menjadi jerami yang menghancurkan punggung unta,” ujar Jian, dikutip di Jakarta, Senin (17/2).
Sumber: merdeka.com dan berbagai sumber

Berita ini sudah dilihat 182 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 103
  • Page views today : 121
  • Total visitors : 553,434
  • Total page view: 1,139,852