Connect with us
Update Now

Balangan

Imbas Ulah Tak Sopan Pengunjung, Petinggi Adat Rapat Penutupan ke Puncak Hauk Balangan

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 220,522 kali

cak Hauk Balangan selain panorama pengunungan, juga sungainya yang jernih dan deras jadi obyek wisata yang menarik (dok, apahabar.com)

BêBASbaru.com, BALANGAN – Menindaklanjuti insiden yang dianggap tidak sopan pada Puncak Gunung Hauk, dewan adat setempat melakukan rembuk bersama untuk menyikapi hal tersebut. Rencananya, rapat yang melibatkan beberapa desa yang terhubung ke Gunung Hauk di Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Balangan, akan dilangsungkan dalam tempo dekat.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Adat Dayak Pitap, Aliudar, Minggu (1/11/2020). Dibeberkan olehnya, pada Kamis (29/10/2020) kemaren, telah dilangsungkan pertemuan adat dari Desa Ajung untuk membahas tentang objek wisata Gunung Hauk.

Pasalnya, beredarnya foto pendaki yang dianggap kurang sopan, membuat jajaran adat merasa terganggu. Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu, jajaran adat Dayak di Tebingtinggi melihat adanya foto pendaki yang menaiki pagar tempat yang dianggap sakral oleh penduduk setempat.

Sehingga jalur pendakian ke Gunung Hauk pun ditutup sementara. “Kami tidak bisa juga serta merta meminta atau menyatakan objek wisata Gunung Hauk ditutup. Sehingga perlu dibicarakan lebih lanjut,” ucap Aliudar. Beberapa petinggi adat ucapnya akan diundang dalam rapat nantinya.

Kemudian hasil rapat akan diberitahu kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Balangan yang diharapkan bisa memberi solusi. Menjadi harapan besar bagi warga agar tempat sakral itu ke depan menjadi objek wisata religi. Lokasinya tepat berada di Puncak Gunung Hauk yang tingginya mencapai 1.325 mdpl. Terlebih tambah Aliudar, hutan di kawasan pegunungan Hauk, merupakan hutan adat.

Sejak beberapa waktu lalu, objek wisata ini memang sudah ditutup karena pandemi covid 19. Begitu pula dengan berbagai wisata alam yang ada pada Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Balangan. Namun belakangan, ada sejumlah objek wisata yang kembali didatangi pengunjung. Di antaranya pemandian Meranting, Gunung Batu dan Sungai Ajung. Kebanyakan wisatawan merupakan penduduk lokal. Selain itu jarang ada yang dari luar daerah.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Petinggi Adat Rembuk Lanjutan Penutupan Sementara Pendakian ke Puncak Hauk Balangan)

Berita ini sudah dilihat 239 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 205
  • Page views today : 217
  • Total visitors : 544,442
  • Total page view: 1,129,466