Connect with us
Update Now

Gaya Hidup

Iklan Bisa Menipu, Artis Itu Di Bayar, Via Vallen Bantah Terima 15 Juta Per Pekan Endorse Kosmetik Ilegal

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 251,483 kali

Gaya Hidup – Anda tentu masih ingat, khususnya yang berusia di atas 40 tahun, kenapa pada Tahun 1980 an, Pemerintahan Orba melarang iklan di TVRI? Tujuan utama dari pemerintahan Soeharto sangat bagus, yakni menghindari rakyat Indonesia terlalu konsumtif. Tujuan kedua adalah, iklan banyak yang menipu, terkadang dengan menampilkan bintang yang sedang top pada masanya, maka para penggemarnya yang berjumlah jutaan, akan berbondong-bondong membeli produk yang diiklankan si bintang idola. Padahal, sang bintang hanya jadi pemeran saja dan di bayar mahal diiklan tersebut, tapi oleh penggemarnya, apa yang ditampilkan, itulah keseharian sang idola dan perlu diikuti. Bagi pemilik produk, tak masalah bayar mahal untuk si bintang idola dan beriklan yang biayanya tak sedikit, tapi hasilnya sepadan dengan yang di dapat. Terbaru, penyanyi dangdut yang lagi naik daun, yakni Via Vallen dan Nella Kharisma tersandung soal endorse kosmetik oplosan. Maulidia Octavia atau Via Vallen membantah telah menerima fee dari jasa endorse kosmetik oplosan dan ilegal Rp 15 juta per pekan. Dia mengaku dirinya tidak pernah menerima bayaran dari jasa endorse kosmetik ilegal sebanyak itu. “Itu bohong tidak benar (fee endrose kosmetik Rp 15 juta),” ungkapnya usai diperiksa di Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Ditrektorat Kriminal Khusus Polda Jatim, Kamis (20/12/2018). Kasubdit Tipiter Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Rofiq Ripto Himawan menuturkan pemeriksaan terhadap Via Vallen sebagai saksi endrose kosmetik ilegal. Penyidik berupaya menggali fakta bagaimana yang bersangkutan menerima endorse apakah melalui mekanisme sesuai aturan dan etika yang harus lakukan. “Kalau semuanya produk endorse diterima tidak dilakukan pengecekan dahulu ini kan bahaya untuk khalayak umum,” jelasnya. Rofiq memaparkan pembayaran jasa endorse kosmetik ilegal yang diterima Via Vallen melalui tranfer bank. Ada juga diterima oleh pihak manajer artis. “Jawaban dari yang bersangkutan (Via Vallen) menerima fee sekali endorse Rp 7 juta,” pungkasnya. Dikatakan Via, sepengetahuannya endorse kosmetik ilegal itu sudah berlangsung sekitar dua tahun. “Kejadiannya sudah lama karena satu tahun ini saya tidak lagi menerima endorse,” terangnya. Meski sebentar Via Vallen bahkan sempat memakai produk kosmetik oplosan merek Derma Skin Care (DSC). “Kalau tahu produk kosmetik itu ilegal dan berbahaya saya tidak pakai. Dampaknya tidak tahu kan (facial foam) cuma dipakai sebentar,” ujar Via Vallen. Artikel telah dipublikasikan di Surya dengan judul Artis Via Vallen Bantah Fee dari Endrose Kosmetik Oplosan Rp 15 Juta Per Pekan, yang Betul Segini. Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Soal Bayaran Endorse Kosmetik Ilegal Rp15 Juta Per Pekan.
Sumber: Tribunnews.com dan berbagai sumber

Berita ini sudah dilihat 60 kali

Continue Reading
Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 247
  • Page views today : 269
  • Total visitors : 547,335
  • Total page view: 1,132,717