Connect with us
Update Now

Kotabaru

Hujan Tak Berhenti Selama 5 hari Kotabaru ‘Calap’ dan Tanah Longsor

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 119,260 kali

Jalan poros di Kotabaru calap setelah di guyur hujan deras (dok, antaranews)

BêBASbaru.com, KOTABARU – Diguyur hujan selama 5 hari beruntun, sebagian besar wilayah Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan dilanda banjir, pohon tumbang dan tanah longsor, selain menimbun ruas jalan Berangas Km4 Desa Sigam, erosi tanah lonsor juga menimbun dua buah rumah di Jl Hasan Basri Desa Semayap, Jumat. Dari pantauan, banjir melanda tersebar di sejumlah kecamatan diantaranya Desa Pudi Kecamatan Kelumpang Utara, Desa Geronggang Kecamatan Kelumpang Tengah hingga Desa Sekandis Kecamatan Tanjung Semalantakan. Demikian halnya yang terjadi di Pulau Laut, akibat derasnya hujan yang terjadi sejak pukul 10.00 Wita mengakibatkan air bah dan pohon tumbang serta tanah longsor terjadi di sejumlah daerah diantaranya Desa Sigam Kecamatan Pulau Laut Sigam, Desa Seratak Kecamatan Pulau Laut Timur. Bahkan kondisi banjir terparah dialami warga di Kecamatan Pulau Laut Utara tempat ibukota Kabupaten Kotabaru, ketinggian air hingga pinggang orang dewasa merata di sejumlah titik seperti Jl Agus Salim, Baharu Utara, Jl Yakut dan sekitarnya, Jl Mawar serta sebagian Jl Veteran.

Pemkab Kotabaru gunakan alat berat perbaiki longsor (dok, antaranews)

Kendati musibah hampir merata di sejumlah daerah kecamatan, namun hingga berita ini ditulis belum ada laporan korban jiwa, hanya kerugian material yang dialami diantaranya Sutrisno warga Jl Hasan Basri RT4 yang dua buah rumahnya tertimbun tanah longsor. Plt. Kepala BPBD Kotabaru, H Rusian Ahmadi Jaya saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Jumat pukul 17.30 Wita, ia mengaku masih terjebak banjir di Desa Sekandis bersama rombongan Bupati H sayed Jafar sedang ada kegiatan pembagian bantuan sembako bagi warga terdampak COVID-19. “Kami (BPBD) sudah berkoordinasi dengan rekan-rekan di lapangan untuk menurunkan alat berat guna mengevakuasi dan dibantu warga dan aparat lainnya,” kata H Jaya. Dikatakannya, banjir dan tanah longsor yang kini teradi lebih disebabkan curah hujan yang tinggi di wilayah Kabupaten Kotabaru dalam 5 hari terahir ini. “Perkiraan kami, hari ini (Jumat) puncaknya,” terang H Jaya seraya berharap semoga musibah ini tidak sampai memakan korban jiwa.

Sumber: antaranews.com dan berbagai sumber

Berita ini sudah dilihat 97 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 111
  • Page views today : 115
  • Total visitors : 531,283
  • Total page view: 1,115,018