Connect with us
Update Now

Lintas Kalsel

Horor Korona di Tala: Sanksi Pengabaian Bermasker Diundur, Alasan Sosialisasi Masih Minim

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 114,360 kali

Asisten Bidang Hukum dan Pemerintahan H Bambang Kusudarisman (dok, tribunnews)

BêBASbaru.com, TANAH LAUT – Pemberlakuan sanksi terhadap orang yang tak mengenakan masker saat berada di luar rumah diundur oleh Pemerintah Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel). Hal itu ditegaskan petinggi Pemkab Tala, Asisten Bidang Hukum dan Pemerintahan H Bambang Kusudarisman. “Diundur hingga akhir bulan ini (Agustus),” ucapnya kepada banjarmasinpost.co.id, Selasa (11/8/2020). Bambang yang juga koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan, GTPP Covid-19 kabupaten Tanahlaut ini mengatakan langkah tersebut dilakukan guna memperluas waktu penyosialisasian regulasi yang mengatur tentang hal tersebut. Regulasi yang mengatur pewajiban penggunaan masker tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) nomor 99 tahun 2020 tertanggal 12 Juli 2020. Peraturan ini mengatur protokol kesehatan covid-19 dan pengenaan sanksi terhadap pelanggaran pelaksanaan protokol kesehatan dalam rangka percepatan penanganan covid-19. Seyogianya pemberlakuan sanksi akan diterapkan mulai 18 Agustus 2020. Namun rentang waktu selama dua pekan untuk sosialisasi dirasa kurang memadai sehingga kemudian diperpanjang hingga 31 Agustus 2020. Apalagi saat ini mendekati momentum HUT ke-17 Kemerdekaan RI sehingga banyak kesibukan. Sosialisasi Perbup 99 pun kurang maksimal. “Karena itu masa sosialisasinya diperpanjang supaya makin banyak masyarakat yang mengetahui,” jelas Bambang. Ia kembali menegaskan penjatuhan sanksi terhadap orang yang tak bermasker dilakukan secara berjenjang (empat jenjang). Mulai dari sanksi wajib menyediakan satu lembar masker untuk dipakai sendiri ketika terjaring razia, menyediakan empat lembar masker jika terjaring razia lagi. Lalu, menanaman pohon di pekarangan rumah jika kedapatan tak bermasker lagi. Terakhir, baru lah penjatuhan sanksi denda berupa uang senilai Rp 100 ribu jika lagi-lagi terjaring razia. “Ada tim gabungan yang nanti patroli, Satpol PP, TNI dan Polri. Tim akan keliling dan jika mendapati orang tak bermasker maka akan dikenai sanksi secara berjenjang tersebut,” jelas Bambang. pemunduran jadwal pemberlakuan sanksi tersebut diapresiasi warga. “Bagus lah, karena banyak yang belum tahu mengenai peraturan baru wajib bermasker itu. Coba digencarkan dulu lewat radio, media massa, sosial media, grup-grup social chat,” cetus Ramli, warga Pelaihari.

Sumber: Banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Sanksi Pengabaian Bermasker Diundur, Begini Penjelasan Petinggi Pemkab Tanahlaut)

Berita ini sudah dilihat 149 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 6
  • Page views today : 6
  • Total visitors : 530,312
  • Total page view: 1,113,913