Connect with us
Update Now

Lintas Kalsel

Horor Korona di Tabalong: Terapkan PPKM, di Bentuk Populasi dengan Protokol Kesehatan Ketat

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 457,067 kali

dr Taufiqurrahman Hamdie (dok, tribunnews.com)

BệBASbaru.com, TABALONG – Menyikapi instruksi Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam hal pelaksanaan PPKM,  jajaran Pemkab Tabalong telah menggelar rapat, Senin (7/1/2021) di aula Tanjung Puri Kantor Bupati Tabalong.

Rapat ini dipimpin langsung Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani bersama Wabup Tabalong H Mawardi dan Sekda Tabalong H AM Sangadji.

Dalam rapat itu ada beberapa hal yang telah disepakati terkait pelaksanaan PPKM dan nantinya akan dimasukan dalam revisi Perbup Tabalong No 26 tahun 2020 tentang penerapan protokol kesehatan. Selain itu juga akan dilakukan rapat lanjutan dengan melibatkan seluruh satgas dan pihak terkait hingga ke level kecamatan ke bawah.

Juru Bicara Satgas Covid 19 Tabalong, Taufiqurrahman Hamdie, usai rapat mengatakan, secara umum Tabalong siap untuk melaksanakan instruksi Gubenur Kalsel terkait PPKM. “Kabupaten Tabalong siap melaksanakan PPKM tetapi dengan cara pendekatan Tabalong sendiri menyesuaikan situasi kondisi di Tabalong,” katanya.

Seperti untuk pembatasan jam kerja ASN maka rencananya lebih mengarah pada mereka yang mempunyai penyailkit komorbid dan sedang sakit. Sedangkan batasan umur masih dirumuskan. Kemudian untuk prosea belajar tatap muka yang sudah dilaksanakan di beberapa sekolah imbuhnya, bersifat fakultatif dengan didasari dari hasil evaluasi dari yang sudah berjalan.

“Hasil evaluasi dinas pendidikan, selama seminggu kemarin tidak ada dampak pada siswa maupun guru,” ungkapnya. Selain itu penerapan protokol kesehatan juga berjalan ketat, sehingga untuk sekolah yang sudah menerapkan tatap muka dan evaluasinya berjalan lancar akan tetap berlanjut.

Sedangkan untuk penerbitan izin bagi sekolah yang baru mengusulkan untuk menggelar tatap muka untuk sementara ditunda dulu sambil melihat evaluasi pelaksanaan PPKM yang akan berlangsung sampai 25 Januari nanti.

Lalu terkait beberapa intruksi gubernur lainnya, menurut Taufik malah sudah ada yang telah lebih dahulu dilakukan Tabalong, diantaranya pengaktifan posko, satgas dan juga pembatasan jumlah kerumunan.

“Untuk hiburan malam, tadi instruksi pak bupati tadi distop dulu dan rumah dibatasi kapasitas serta jam operasional,” ucapnya. Masih menurut Taufik, selain siap melaksanakan PPKM dengan versi Tabalong, juga akan ditambahkan dengan inovasi pembentukan populasi masyarakat yang menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Populasi masyarakat yang menerapkan protokol kesehatan secara ketat sudah terlihat dari pelaksanaan belajar tatap muka di sekolah dan serta di rumah ibadah seperti salat Jumat. Sehingga popuplasi masyarakat yang menerapkan protokol kesehatan secara ketat ini akan coba dikembangkan lagi, untuk sektor lain misalnya di perdagangan dan restoran. “Jadi inovasi Tabalong yang tidak ada di kabupaten lain, kami secara bertahap akan membentuk populasi-populasi yang menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” katanya.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Laksanakan PPKM, Pemkab Tabalong Inovasikan Pembentukan Populasi dengan Protokol Kesehatan Ketat)

Berita ini sudah dilihat 641 kali