Connect with us
Update Now

Lintas Kalsel

Horor Korona di Tabalong: Edukasi ke Pasar Terus Jalan, Padahal Klaster Kantoran Lebih Rentan dan Berbahaya

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 127,042 kali

Ilustrasi, Selain klaster pasar, yang paling berbahaya adalah klaster kantoran di Tabalong (dok, HiTvBerita.com)

BêBASbaru.com, BANJARMASIN – Edukasi yang dilakukan aparat gabungan ke pasar-pasar di Tabalong tentu saja menuai respon positif warga. Namun warga justru meminta, kalster yang paling di waspadai bukanlah pasar, tapi klater kantoran.

“Sudah bukan rahasia lagi, pejabat-pejabat di Tabalong sering dolanan ke luar daerah dimasa pandemik ini, baik itu ASN maupun Anggota Dewan, termasuk karyawan perusahaan swasta, ini sebetulnya lebih berbahaya daripada warga yang jarang ke luar daerah,” ungkap Rudi (46), seorang warga Tanjung.

Ditambahkan Rudi, mereka yang sering ke luar daerah akan sangat berisiko menularkan Covid-19 kepada warga, yang dimulai keluarga mereka sendiri, lalu menjalar ke warga lainnya tanpa bisa terdeteksi.

Sementara itu, operasi Yustisi dalam rangka pendisiplinan protokol kesehatan untuk penanganan Covid-19 terus dilakukan. Kali ini tim gabungan melaksanakan di Pasar Kelua, Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong, Kalsel, Kamis (15/10/2020). Operasi dilakukan tim gabungan yang terdiri dari regu UKL Ru II Sub 1 Polres Tabalong dan Satpol PP Kabupaten Tabalong, sekitar dua jam.

Hasilnya tetap saja masih ada ditemui warga yang belum disiplin, terutama dalam penggunaan masker di tempat umum. Kapolres Tabalong AKBP M Muchdori melalui Kasubaghumas AKP H Ibnu Subroto, membenarkan, adanya operasi yustisi protokol kesehatan.

“Dalam kegiatan ini dilakukan penindakan terhadap warga yang tidak mengenakan masker,” katanya. Dimana dalam operasi yustisi ini ada dikeluarkan teguran lisan sebanyak 12 kali dan perintah membeli masker ada 9 orang.

Petugas juga tetap mengimbau nasyarakat agar disiplin protokol kesehatan dengan cara 3M + 1T, menggunakan masker, mencuci Tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak serta tidak berkerumun.

Kemudian agar nentaati dan mendukung Perbup Tabalong Nomor 26 Tahun 2020 tentang pedoman pelaksanaan protokol kesehatan covid-19  dalam tatanan masyarakat produktif dan aman.

Sumber: bebasbaru.com, banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Kedapatan Tak Bermasker Saat di Pasar Kelua, 9 Pelanggar Disanksi Beli Masker)

Berita ini sudah dilihat 417 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 1 
  • Visitors today : 101
  • Page views today : 121
  • Total visitors : 532,108
  • Total page view: 1,115,957