Connect with us
Update Now

Kotabaru

Horor Korona di Kotabaru: Rencana Sekolah Tatap Muka, Kadinkes Sarankan Jam Istirahat Siswa Ditiadakan

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 406,367 kali

Ilustrasi siswa yang belajar di sekolah secara tatap muka (dok, detik.news)

BệBASbaru.com, KOTABARU – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru Hajjah Ernawati menyarankan, sekolah yang akan melaksanakan belajar tatap muka sebaiknya meniadakan jam istirahat bagi siswa.

Saran ini dimaksudkannya upaya mengantisipasi munculnya klaster baru, klaster sekolah. Menurut Ernawati saran sekolah agar meniadakan jam istirahat, karena di waktu jam istirahat itu akan terjadi komunikasi siswa dengan siswa lainnya.

“Meniadakan jam istirahat. Jadi setelah selesai belajar, siswa bisa langsung pulang,” ucap Ernawati kepada banjarmasinpost.co.id, Rabu (23/12/2020).

Selain itu, mengantisipasi penyebaran, sekolah tidak hanya mengutamakan pola 3 M (mencuci tangan, menggunakan masker dan menghindari kerumunan), tapi juga bisa mengantur pola pembelajaran, dengan membatasi jumlah siswa.

“Jumlahnya harus diatur. Jangan semua, untuk menghindari kerumunan,” terang Ernawati melalui telepon genggamnya. Terkait penerapan protokol kesehatan (prokes) rencana belajar tatap muka, lanjut Ernawati, sejauh ini memang belum mendapatkan petunjuk teknis (juknis) dari Provinsi Kalimantan Selatan.

Oleh sebab itu, ia meminta rencana pertemuan orangtua/komite, sekolah yang digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kotabaru, nantinya juga melibatkan pihak Dinas Kesehatan.

“Kalau bisa kami juga dilibatkan,” pungkasnya kepada banjarmasinpost.co.id. Sebelumnya diberitakan Pelaksana Tugas Disdikbud) Kabupaten Kotabaru Selamat Riyadi menyatakan, sudah melayangkan surat ke semua sekolah rencana belajar tatap muka dimulai awal tahun 2021.

Surat dilayangkan ke semua sekolah dari jenjang PAUD, SD dan SMP untuk memastikan kesiapan sekolah mengenai fasilitas dan pengetatan protokol kesehatan sebagai ditetapkan SKB (surat kesepakatan bersama) 3 Menteri.

“Saat ini Kotabaru sudah zona kuning. Sesuai SKB 3 Menteri, daerah zona kuning boleh melakukan belajar tatap muka,” jelas Selamat. Namun karena masih kondisi pandemi, siswa akan belajar tatap muka, tidak sekaligus seperti kondisi normal.

Bila dalam satu kelas ada 40 siswa, maka tidak semua, namun harus diatur jumlahnya. Oleh sebab itu, sekolah-sekolah yang memberlakukan tatap muka siap menerapkan protokol kesehatan secara keseluruhan, untuk kemudian diajukan ke Tim Gugus Tugas Covid-19 Kotabaru.

Tidak kalah penting, selain mendapat pengarahan Tim Gugus Tugas, sekolah yang sudah siap dengan protokol kesehatan, juga harus mengadakan rapat dengan orangtua siswa/siswi. “Jadi tergantung orangtua lagi. Kalau kebanyakan orangtua yang menolak. Bisa jadi tidak dilaksanakan belajar tatap muka. Selain tetap mengacu SKB 3 Menteri tentang protokol kesehatan,” pungkas Selamat.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Rencana Sekolah Tatap Muka, Kadinkes Kotabaru Sarankan Jam Istirahat Siswa Ditiadakan)

Berita ini sudah dilihat 110 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 78
  • Page views today : 83
  • Total visitors : 553,409
  • Total page view: 1,139,814