Connect with us
Update Now

Banjarmasin

Horor Korona di Kalsel: Kekurangan Tenaga Medis Covid-19, Perawat di Banjarmasin Tak Wajib Miliki STR

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 412,761 kali

Kekurangan Nakes Covid-19, kini perawat tak perlu pakai STR lagi di Banjarmasin (dok, kompas.com)

BệBASbaru.com, BANJARMASIN – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengizinkan para perawat yang belum mengantongi Surat Tanda Registrasi (STR) resmi untuk bisa langsung bekerja di rumah sakit.

Langkah ini diambil sebagai solusi atas kurangnya dokter dan perawat di rumah sakit akibat lonjakan pasien Covid-19 pasca libur panjang Natal dan tahun baru 2021. Terkait dengan kebijakan ini, Dinas Kesehatan Banjarmasin pun rupanya juga sudah menerapkan kelonggaran untuk para perawat maupun dokter tersebut.

“Itu sudah kita jalankan disini sejak beberapa waktu lalu. Jadi mereka yang sedang dalam proses pengurusan STR nya, kita anggap telah memiliki STR. Tidak hanya untuk perawat, dokter dan juga bidan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin, Machli Riyadi, Selasa (12/1/2021).

Machli pun menerangkan memang berdasarkan aturan, dokter maupun perawat haruslah mengantongi STR untuk bisa mengurus Surat Izin Praktik Perawat (SIPP) khususnya untuk perawat. Namun karena adanya kelonggaran dari pemerintah, terlebih untuk menunjang penanganan Covid-19 maka kali ini diberikan kelonggaran.

“Memang berdasarkan Undang-undang Nomor 38 Tahun 2014 Tentang Keperawatan, mempersyaratkan harus memiliki SIPP. Tapi atas dasar itu, maka mereka yang sedang melakukan proses pengurusan STR di Jakarta dan belum selesai diberi kelonggaran, khususnya untuk penanganan Covid-19 ini,” ujar Machli.

Machli menambahkan bahwa kebijakan pemberian kelonggaran tersebut, tentunya untuk menunjang juga penanganan Covid-19 di Banjarmasin. “Agar tidak terjadi hambatan pelayanan di masyarakat,” jelasnya seraya menerangkan jumlah perawat di Banjarmasin yang sudah mengantongi STR berjumlah sekitar 3000 an.

Disinggung mengenai ketersediaan perawat di Banjarmasin terlebih dalam masa pandemi Covid-19 ini, Machli pun mengaku masih memetakannya. “Kita sedang mengidentifikasi, belum bisa saya simpulkan. Tapi sudah ada laporan secara parsial, RS Ulin sangat memerlukan perawat termasuk RS Ansari Saleh. Dan memang ada kemungkinan untuk penambahan rekrutan perawat, tentu menunggu restu dari kepala daerah,” pungkasnya.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Atasi Kekurangan Tenaga Medis Covid-19, Perawat di Banjarmasin Tak Wajib Kantongi STR)

Berita ini sudah dilihat 39 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup