Connect with us
Update Now

Banjarbaru

Horor Korona di Kalsel: Covid-19 Naik Terus Disdikbud Kalsel Minta Kabupaten/Kota Kaji Ulang Tatap Muka

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 412,697 kali

Ilustrasi, masih tingginya angka covid-19 di Kalsel, Disdikbud Kalsel minta kepala daerah kaji ulang izin tatap muka (dok, jurnal kalimantan)

BệBASbaru.com, BANJARBARU – Belum juga melandainya jumlah kasus terpapar COVID-19, kembali menjadi perhatian serius dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) terkait penerapan pembelajaran tatap muka di Kalsel.

Sejak pekan lalu, bukannya menurun. justru, jumlah kasus baru terkonfirmasi positif virus Corona kembali bertambah. Tercatat, setiap hari 60 sampai 80 temuan  kasus baru covid-19 disumbang dari Kabupaten/Kota di Kalsel.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Selatan, Muhammad Yusuf Effendi, mengatakan, melalui data yang disuguhkan oleh Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan COVID-19 Kalimantan Selatan, kasus terkonfirmasi positif virus Corona masih menjadi catatan penting dan perhatian serius dalam pelaksanaan sekolah tatap muka pada 2021 mendatang.

“Melalui data dari Satgas Percepatan Penanganan COVID-19, sejak Sabtu hingga Minggu kemarin, temuan baru naik menjadi 88 kasus. Hal ini menandakan, bahwa pelaksanaan tatap muka harus tetap menjadi perhatian serius oleh seluruh Disdik dan satuan pendidikan di kabupaten/kota,” ujarnya.

Bahkan, dirinya menuturkan kabupaten kota dan sekolah tidak perlu tergesa-gesa dalam mengambil keputusan. Mengingat, perlu ketelitian khusus dan lebih dalam lagi untuk menunjuk suatu wilayah aman COVID-19.

Perlu diketahui, bahwa adanya zona kuning dalam suatu wilayah kabupaten/kota, merujuk SKB 4 menteri boleh menggelar tatap muka. Akan tetapi, minimal kecamatan berstatus hijau. “Hal ini, perlu berkoordinasi dengan Satgas COVID-19 masing-masing daerah dan perlu diketahui setiap harinya terkait update informasi virus Corona,” paparnya.

Terlebih, dia menyebut, beberapa waktu lalu sempat terjadi kasus baru COVID-19 yang menimpa guru tenaga pendidik. Sehingga, hal tersebut perlu menjadi kewaspadaan tinggi agar peserta didik tidak menjadi korban keganasan selanjutnya.

“Maka dari itu, kita himbau agar protokol kesehatan harus diperketat lagi. Bahkan, sekolah yang menerapakan tatap muka juga harus membawa bekal sendiri agar upaya pencegahan dapat dioptimalkan,” ucapnya.

Selain menyoroti tentang kesiapan tatap muka di sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan pada 2021 mendatang, dirinya juga menghimbau, agar peserta didik yang akan mendapatkan estimasi libur panjang perlu mendapatkan perhatian serius dari berbagai pihak, salah satunya peran dari orang tua siswa bersangkutan.

“Kami juga mengimbau agar orang tua siswa juga berperan dalam memberikan edukasi dan pemahaman terhadap COVID-19 ini, sehingga libur panjangnya tetap aman. Selain itu, Gubernur Kalsel juga telah memberikan imbauan terkait hal tersebut,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, selaku lembaga yang menaungi sejumlah instansi pendidikan, Yusuf mengharapkan, peserta didik harus memahami keadaan saat ini. Dimana, Kalimantan Selatan belum sepenuhnya aman dalam melaksanakan kegiatan yang bersifat mengundang banyak orang (massa) atau biasa dikenal dengan kerumunan.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Covid-19 Belum Melandai, Disdikbud Kalsel Minta Kabupaten Kota Tak Terburu-buru Terapkan Tatap Muka)

Berita ini sudah dilihat 92 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup