Connect with us
Update Now

Hulu Sungai Tengah

Horor Korona di HST: Razia Yustisi Jelang Pergantian Tahun, Pengunjung Kafe Langsung Ngacir

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 428,422 kali

BệBASbaru.com, HULU SUNGAI TENGAH – Satpol PP Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) bersama aparat gabungan anggota Polres HST dan anggota Kodim102/Barabai serta Dinas Perhubungan Kabupaten Hulu Sungai Tengah melaksanakan yustisi gabungan jelang malam pergantian tahun, Senin (28/12/2020) malam.

Sasaran yakni, kafe yang masih buka hingga di atas pukul 22.00 Wita. Padahal jelas Bupati Hulu Sungai Tengah sudah membuat surat edaran tentang Protokol Kesehatan di Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2021.

Surat edaran ter tanggal 23 Desember 2020 tersebut bernomor 556/347/Disporapar/2020. Surat edaran yang ditandatangai oleh Bupati Hulu Sungai Tengah, H A Chairansyah, melarang adanya aktivitas masyarakat yang dapat menimbulkan kerumunan.

Apalagi, pandemi covid-19 di Hulu Sungai Tengah belum juga reda. Dalam surat edaran tersebut tegas, dilarang melakukan perayaan malam tahun baru 2021 dalam bentuk apapun yang berpotensi menimbulkan kerumunan dan keramaian massa.

Selain itu, objek wisata juga dilarang beroperasi lebih dari pukul 17.00 Wita. Termasuk wajib menyediakan sarana protokol kesehatan. Bahkan, objek wisata juga di larang menggelar pertunjukan live musik dalam bentuk apapun termasuk organ tunggal.

Sementara itu, pemilik restoran, rumah makan, dan cafe wajib membatasi kapasitas pengunjung sebanyak 50 persen sejak 24 Desember hingga 31 Desember mendatang dan buka hingga pukul 22.00 Wita. Sayangnya, pada saat yusitisi tak semua pengelola kafe paham. Bahkan, ada yang buka hingga di atas jam 10 malam.

Sasaran razia yakni cafe Juwita, Janji Jiwa, Momen Kopi, Kopi dari Hati, Taman Langit Rays, 140, dan Hero. Bahkan, saat yustisi ada saja warga yang ngacir karena tak mengenakan masker. Kapala Bidang Undang-Undang dan SDA Satpol PP HST, Azmi Hamidi mengatakan, ada 53 personel gabungan yang ikut.

Yustisi kali ini menyasar kafe dan mengimbau agar tidak memberlakukan hiburan pada malam tahun baru. “Kami melakukan imbauan di kafe-kafe agar tidak buka melebihi ketentuan dan membuat kerumunan. Patroli ini akan kami lakukan hingga malam pergantian tahun,” katanya.

Soal warga ngacir tak mengenakan masker, ia juga tak dapat berbuat banyak. Pasalnya, warga lebih dahulu kabur sebelum ditindak. “Biasanya kalau kedapatan tanpa masker kami beri teguran tertulis, membeli masker, atau sanski sosial. Tapi saat yustisi tadi keduluan ngacir,” katanya.

Sebelum yustisi ke kafe, aparat gabungan juga melaksanakan operasi yustisi penegakkan disiplin protokol kesehatan. Kasatpol PP HST, Abdul Razak mengatakan setelah beberapa waktu lalu sempat tertunda karena adanya pelaksanaan pengamanan dan siaga pemilihan pilkada, pihaknya kembali menggelar operasi yustisi penegakkan protokol kesehatan.

Yustisi razia masker digelar di depan  rumah dinas Bupati HST Jalan Bhakti Barabai dan bundaran air mancur jalan Ir P HM Noor Barabai. Total pelanggar ada 84 orang. “Sanksi yang kami berikan kepada pelanggar protokol kesehatan yaitu, 61 orang membeli masker, sanksi teguran 17 orang, dan sanksi sosial menyapu lima orang,” katanya.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Terjaring Yustisi Jelang Pergantian Tahun, Pengunjung Kafe Tak Pakai Masker di HST Langsung Ngacir)

Berita ini sudah dilihat 217 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA