Connect with us
Update Now

Hulu Sungai Tengah

Horor Korona di HST: Barabai Menduduki Peringkat Pertama Pandemi Korona di HST  

Diterbitkan

pada

Berita ini sudah dilihat 106,845 kali

Data Covid HST terbaru (dok, GTPP HST-Tribunnews.com)

BêBASbaru.com, HULU SUNGAI TENGAH– Kota Barabai dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah tercatat sebagai wilayah risiko tinggi transmisi lokal penularan covid-19. Per Jumat (11/9/2020) tercatat penambahan 19 kasus positif. Jika per 10 September tercatat 381 terinfeksi, 79 dalam perawatan, 276 sembuh, dan 26 meninggal dunia. Pada hari ini tercatat 399 kasus positif, 95 dalam perawatan, 278 sembuh, dan 26 meninggal dunia. Juru Bicara Tim Gugus Tugas Pencegahan Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Sakdillah, mengakui jika banyak warga Hulu Sungai Tengah yang terinveksi. Bahkan, ia juga mengakui setiap hari selalu ada pasien yang dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Basry Kandangan akibat covid-19.  Dengan banyaknya pasien covid-19, ia menyadari ketersediaan dan kapasitas pelayanan rumah sakit.  Untuk menekan angka covid-19 di Hulu Sungai Tengah khususnya Barabai pihaknya akan melakukan rapat besar bersama tim gugus tugas.  “Kami akan membahas mengenai masalah ini. Karena harus diakui wilayah kita dinyatakan risiko tinggi,” jelasnya. Ia berharap dengan diberlakukannya Perbup 34 tahun 2020 akan lebih banyak masyarakat yang sadar akan bahaya covid dan menaati peraturan. “Kami berharap akhir September akan ada keputusan apa yang akan dilakukan. Namun per 18 Perbub juga sudah berlaku. Kami berharap angka covid-19 dapat turun,” bebernya.  Selain itu, ia menyadari banyaknya warga yang tak sadar bahaya covid-19. Ditambah lagi, perayaan besar seperti perkawinan tak dilarang.  “Memang tak ada larangan. Namun, kami harap warga mematuhi protokol kesehatan,” bebernya. Bupati Hulu Sungai Tengah, A Chairansyah berharap masyarakat mampu menaati protokol kesehatan. “Pernikahan diperbolehkan asal tidak berkerumun dan dalam kapasitas yang pas. Pakai organ tunggal cukup,” katanya. Begitu pula dengan maulid. Menurutnya, perayaan maulid boleh digelar secara sederhana. “Tahun ini ya warga dari desa saja. Tidak seperti tahun sebelumnya yang meriah. Semoga tahun depan perayaan maulid dapat digelar meriah,” bebernya.

Sumber: banjarmasinpost.co.id dan berbagai sumber (dengan judul: Angka Kasus Covid-19 di HST Terus Naik, Hari Ini Bertambah 19 Kasus)

Berita ini sudah dilihat 141 kali

Download Tabloid Bebasbaru

Berita Olahraga

SPACE IKLAN

Selebritis

DUNIA

Gaya Hidup

Arsip

Statistik Pengunjung

  • Users online: 0 
  • Visitors today : 98
  • Page views today : 106
  • Total visitors : 529,137
  • Total page view: 1,112,620